Skripsi
Keterbacaan teks bahasa Jerman dalam mata kuliah Arbeit Am Text I dan Arbeit An Text II tahun akademik 2008/2009 / Rischa Noviya Masruroh
Abstrak
Pengajaran bahasa Jerman yang ada di Indonesia terutama di Universitas Negeri Malang menggunakan metode pengajaran komunikatif. Dalam pengajaran bahasa Jerman ada empat macam keterampilan berbahasa yang harus dikuasai oleh mahasiswa. Empat keterampilan itu adalah mendengar (H ren) berbicara (Sprechen) membaca (Lesen) dan menulis (Schreiben). Salah satu mata kulaih yang mengajarkan keterampilan membaca adalah Arbeit am Text I dan Arbeit am Text II. Materi pembelajaran dalam Mata kuliah Arbeit am Text I dan Arbeit am Text II berupa teks-teks berbahasa Jerman. Untuk mengetahui kesesuaian teks dengan kemampuan membaca mahasiswa dapat dilakukan dengan mengukur tingkat keterbacaan teks. Keterbacaan merupakan aspek yang sangat penting baik bagi dosen maupun bagi mahasiswa. Bacaan yang memiliki tingkat keterbacaan yang baik akan memengaruhi pembacanya dalam meningkatkan minat belajar dan daya ingat menambah kecepatan dan efisiensi membaca dan memelihara kebiasaan membacanya. Fokus pada penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat keterbacaan teks-teks bahasa Jerman yang digunakan dalam mata kuliah Arbeit am Text I dan II. Dalam penelitian ini digunakan formula Lix (Lesbarkeitindex) yang dikembangkan oleh Bj rnsson (1968) karena formula ini dianggap paling valid jika digunakan untuk teks bahasa Jerman dan formula ini juga lebih cepat pemakaiannya karena tidak perlu menghitung suku kata. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa keterbacaan teks dalam mata kuliah Arbeit am Text I dan Arbeit am Text II bervariasi mulai dari sangat mudah hingga sangat sukar. Berdasarkan temuan tersebut disarankan kepada dosen untuk memanfaatkan temuan penelitian dengan menata dan memilih teks yang sesuai dengan daya serap mahasiswa. Dosen juga disarankan untuk menggunakan strategi mengajar dan belajar membaca yang tepat. Selain itu disarankan bagi para peneliti lanjutan agar menjangkau subjek penelitian yang lebih besar dan tidak terbatas hanya pada teks-teks bahasa Jerman dalam mata kuliah Arbeit am Text serta menggunakan alat ukur yang lebih baik.