Skripsi
Keselamatan dan kesehatan kerja dalam upaya meningkatkan produktivitas kerja karyawan operasional departemen produksi (studi pada PT. Agar Sehat Makmur Lestari (ASML) Pasuruan) / Firdaus Pamungkas
Abstrak
ABSTRAK Faradiana Iva. 2009. Manajemen Program Akselerasi Belajar Studi Kasus di SMA Negeri 3 Jombang. Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dr. H. Kusmintardjo M.Pd (II) Dra. Djum Djum Noor Benty M.Pd. Kata kunci manajemen program akselerasi belajar Program akselerasi belajar adalah suatu bentuk program yang pelaksanaannya bertujuan untuk memberikan pelayanan terhadap peserta didik yang memiliki bakat dan kecerdasan istimewa. Istilah akselerasi ini menunjukkan pada pelayanan yang diberikan dan kurikulum yang disampaikan. Program akselerasi ini juga disebut sebagai program pemampatan waktu belajar Pengelolaan program akselerasi ini diawali dari kegiatan perencanaan baik perencanaan penyelenggaraan maupun perencanaan struktur programnya kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pengorganisasian pelaksanaan dan evaluasi atau sistem penilaiannya. Penelitian ini memfokuskan kajian tentang manajemen program akselerasi belajar di SMA Negeri 3 Jombang secara rinci ada empat sub fokus yaitu (1) perencanaan (2) pengorganisasian (3) pelaksanaan dan (4) sistem penilaian program akselerasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang (1) perencanaan (2) pengorganisasian (3) pelaksanaan dan (4) sistem penilaian program akselerasi di SMA Negeri 3 Jombang. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Jombang yang merupakan salah satu sekolah menengah atas dengan akreditasi A di Kabupaten Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus. Untuk pengumpulan data menggunakan metode wawancara observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh di lapangan kemudian dianalisis guna mendapatkan temuan penelitian. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi dengan memanfaatkan penggunaan sumber metode penyidik dan teori. Kesimpulan penelitian ini meliputi (1) perencanaan program akselerasi di SMA Negeri 3 Jombang mencakup dua hal yakni tentang perencanaan pelaksanaan program akselerasi dan penyusunan program perencanaan program akselerasi dilakukan melalui tiga langkah yakni kegiatan workshop pembentukan tim dan sosialisasi kepada guru. Penyusunan program akselerasi dilakukan sesuai dengan penyusunan program untuk kelas reguler namun perbedaannya hanya terletak pada alokasi waktu dan media pembelajaran yang digunakan untuk program kelas akselerasi disusun setiap semester hanya 4 bulan (2) secara struktural organisasi dari program akselerasi ini dipimpin oleh seorang manajer namun manajer tersebut bukanlah kepala sekolah pengelolaan program akselerasi tidak sama dengan program reguler oleh karena itu pengorganisasian program akselerasi dikelola oleh sebuah tim terdiri atas tiga orang yakni manajer sekretaris dan bendahara. Kepala sekolah menunjuk seorang guru untuk menjadi manajer walaupun begitu semua tanggungjawab dan keputusan berada di tangan i kepala sekolah (3) pelaksanaan program akselerasi dikategorikan lancar hal ini bisa terjadi karena adanya penanganan yang sungguh-sungguh jika menghadapi masalah diawali penerimaan siswa baru sampai dengan siswa lulus. Persyaratan untuk siswa yang mengikuti program akselerasi adalah siswa SMP kelas IX dengan nilai raport rata-rata dari semester I sampai dengan V adalah 8 dan IQ lebih dari 130. Jumlah siswa yang mengikuti program akselerasi adalah 18-20 orang siswa. Pelaksanaan program akselerasi dilengkapi dengan ICT dan sarana multimedia. Namun begitu sekolah masih kekurangan sarana untuk almari penyimpanan materi dan perpustakaan kelas tetapi kekurangan ini tidak mengganggu kelancaran kegiatan belajar mengajar. Program akselerasi ini dilaksanakan selama 6 semester. Pelaksanaan program akselerasi juga mendapat pengawasan yang rutin dari manajer. Pengawasan dilaksanakan untuk kegiatan belajar harian kegiatan ujian kegiatan laporan kepada orangtua dan pengaduan orangtua kepada tim maupun sekolah dan (4) sistem penilaian program akselerasi di SMA Negeri 3 Jombang meliputi dua hal yakni tentang pertanggungjawaban kepada orangtua dan instansi terkait (Dinas Pendidikan Kabupaten dan Propinsi) serta penilaian akademik siswa. Pertanggungjawaban sekolah kepada orangtua meliputi dua hal yakni tentang akademik dan psikologis siswa. Bentuk pertanggungjawaban dilaksanakan setiap 2 (dua) tahun sekali yakni semenjak siswa dinyatakan diterima sampai dengan lulus. Sedangkan pertanggungjawaban sekolah kepada instansi terkait dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali. Walaupun secara prosedural dilakukan setiap 6 (enam) bulan sekali. Pertanggungjawaban dilakukan dengan teknik supervisi. Untuk penilaian akademik siswa sistem yang dilakukan sama dengan penilaian siswa kelas reguler. Namun standar KKM yang digunakan lebih tinggi. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah teknik tes secara tertulis dan lisan. Pelaksanaan program akselerasi berdampak sangat positif siswa sangat enjoy dalam melaksanakan kegiatan belajarnya. Hal ini dikarenakan sekolah memberikan kebebasan para siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sehingga siswa tidak terlalu terbebani dengan tugas sekolah. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini menyarankan kepada (1) pihak sekolah atau tim khususnya diharapkan dapat lebih membuat standar kegiatan untuk program akselerasi agar dapat mengetahui kekurangan dan tingkat keberhasilan tercapainya tujuan dari kegiatan tersebut untuk pembagian tugas tim hendaknya lebih dibuat deskripsi yang jelas sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pelaksanaan tugasnya (2) Dinas Pendidikan (Diknas) diharapkan untuk lebih memberikan dukungan dalam penyelenggaraan program akselerasi dan untuk meningkatkan frekuensi pengawasan atas jalannya program akselerasi (3) Jurusan Administrasi Pendidikan diharapkan dapat memberikan banyak kajian tentang pengelolaan program akselerasi belajar karena pengelolaan program akselerasi merupakan bagian dari manajemen pendidikan dan (4) bagi peneliti lain yang melakukan penelitian dengan tema yang sama agar dapat melaksanakan dengan pendekatan yang berbeda sehingga dapat memperkaya data program akselerasi.