Skripsi
Efektivitas penerapan metode self-pacing terhadap peningkatan kemampuan membaca cepat siswa kelas VII SMPN 1 Pare tahun ajaran 2008/2009 / Rany Agung Prameswari
Abstrak
ABSTRAK Prameswari Rany Agung. 2009. Efektivitas Penerapan Metode Self-Pacing Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Cepat Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Pare Tahun 2008/2009. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra. Martutik M.Pd. Kata kunci membaca cepat metode self-pacing pembelajaran membaca Kemampuan membaca cepat siswa kurang berkembang karena siswa merasa telah puas dengan kondisi kemampuan membacanya baik kecepatan maupun tingkat pemahamannya. Kecepatan dan pemahaman semula dapat ditingkatkan dengan berlatih sungguh-sungguh unttuk meningkatkan kecepatan dan pemahaman terhadap bacaan yang lebih baik dari sebelumnya. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat adalah metode self-pacing yang meliputi lima macam teknik untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat dengan langkah-langkah pengorganisasian diri untuk dapat membaca cepat salah satunya adalah the card yang diterapkan dalam penelitian ini. Langkah-langkah yang dilakukan adalah menggunakan kartu atau lembaran kertas yang dilipat dan diletakkan di atas kalimat-kalimat yang telah dibaca. Ketika telah membaca kartu ditarik ke bawah secara perlahan-lahan dan teratur. Dalam menggunakan kartu untuk menutup kalimat-kalimat yang telah dibaca ini diusahakan membaca bagian baris sebelum menutupnya. Hal ini akan membantu untuk menghindari kebiasaan membaca bagian yang sama berulangulang dan juga membantu untuk lebih memfokuskan perhatian pada bagian yang dibaca. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui ada tidaknya pengaruh positif penerapan metode self-pacing terhadap peningkatan kecepatan membaca siswa kelas VII SMPN 1 Pare dan (2) mengetahui ada tidaknya pengaruh positif penerapan metode self-pacing terhadap peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi bacaan siswa kelas VII SMPN 1 Pare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan dua kelompok. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII C dan VII E SMPN 1 Pare. Dalam penelitian ini data berupa hasil pretes dan postes kecepatan membaca dan kemampuan menceritakan kembali isi bacaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan membaca siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki nilai uji statistik 2 540 lebih besar dari nilai t tabel 2 045 maka H1 diterima. Dengan demikian ada pengaruh positif penerapan metode self-pacing terhadap peningkatan kecepatan membaca siswa kelas VII SMPN 1 Pare. Sedangkan kemampuan menceritakan kembali isi bacaan siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol memiliki nilai uji statistik 0 481 lebih kecil dari nilai t tabel 2 045 maka H1 ditolak. Dengan demikian tidak ada pengaruh positif penerapan metode self-pacing terhadap peningkatan kemampuan menceritakan kembali isi bacaan siswa kelas VII SMPN 1 Pare. Hal ini karena motivasi tujuan membaca siswa tidak murni berasal dari dalam diri siswa sehingga hasil bacaan tidak maksimal. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah untuk lebih menanamkan motivasi tujuan membaca dari dalam diri siswa agar penerapan metode self-pacing memperoleh hasil bacaan yang maksimal.