UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tugas Akhir

Sistem keamanan tempat penyimpan uang dengan menggunakan RFID dan kata kunci / Muh. Ali Mufrodi

Mufrodi, Muh. Ali - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Mufrodi Muh. Ali. 2009. Sistem Keamanan Tempat Penyimpan Uang dengan Menggunakan RFID dan Kata Kunci. Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dyah Lestari S.T. M.Eng. (II) Hary Suswanto S.T. M.T. Kata Kunci Sistem Keamanan Tempat Uang Kartu RFID Mikrokontroler AT89S51 Perkembangan teknologi yang semakin maju mempermudah manusia dalam menjalankan aktivitas. Salah satu bentuk pengembangan teknologi yakni sistem keamanan tempat penyimpan uang yang dapat diakses secara otomatis. Sistem keamanan tempat penyimpan uang sekarang ini masih dilakukan secara manual dan waktu yang dibutuhkan terlalu lama seperti sistem keamanan tempat penyimpan uang dengan kunci berkode dan kunci gembok. Sistem keamanan tempat penyimpan uang dengan kunci berkode saat ini masih banyak kelemahannya diantaranya pengunciannya terlebih dahulu mencocokkan nomer yang diinginkan dengan cara manual dan membutuhkan waktu yang lebih lama. Sedangkan menggunakan kunci gembok masih banyak kelemahannya juga diantaranya pengunciannya masih memakai kunci. Maka penggunaan tenaga manusia dapat digantikan dengan menggunakan elektronik yang lebih efisien dan efektif. Dengan alat yang dilengkapi keamanan menggunakan RFID dapat digunakan dengan mudah dalam penyimpanan maupun pengambilan uang. Prinsip kerja dari desain Sistem Keamanan Tempat Penyimpan Uang menggunakan RFID dan Kata Kunci ini adalah apabila kartu RFID didekatkan dengan pembaca RFID maka penbaca RFID akan mendeteksi nomer kartu yang tersimpan di dalam mikroprosesor kartu kemudian nomer kartu dikirimkan ke mikrokontroler AT89S51 melalui pin serial. Hasil pembacaan pembaca RFID akan diproses mikrokontroler yang sudah berisi basis data Apabila data yang dibaca pada kartu RFID terdeteksi oleh mikrokontroler maka pintu tempat penyimpan uang akan terbuka pintu tempat penyimpan uang akan tertutup setelah kartu RFID didekatkan kembali. Jika kartu RFID tidak terdeteksi maka alarm akan berbunyi. Kesimpulan dari hasil penelitianini adalah sebagai berikut RFID bisa digunakan sebagai piranti pengenal pada objek yang telah terdaftar atau sesuai dengan data yang ada pada mikrokontroler. Kemudian mikrokontroler akan menggerakkan motor DC untuk membuka atau menutup pintu loker jika RFID Reader mendeteksi kartu RFID yang terdaftar.


Informasi Detail
DDC
Rp 621.381536 MUF s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi D3 Teknik Elektronika, 2009.
Deskripsi Fisik
ix, 70 lembar : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02376/KI/09
Edisi
Tugas Akhir (Diploma)--Universitas Negeri Malang, 2009
Subjek
1. KEAMANAN, SISTEM
2. RFID - KEAMANAN, SISTEM
3. DETEKTOR
4. MIKROKONTROLER

Pembimbing
1. DYAH LESTARI ; 2. HARY SUSWANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik