Skripsi
Penerapan model pembelajaran problem posing untuk meningkatkan kecakapan berpikir (thinking skill) dan hasil belajar biologi siswa klelas XI-IPA SMA Negeri 1 Malang / Alhidayat
Abstrak
ABSTRAK Alhidayat. 2009. Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing untuk Meningkatkan Kecakapan Berpikir (Thinking Skill) dan Hasil belajar Biologi Siswa Kelas XI-IPA SMA Negeri I Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fatchur Rohman M.Si (II) Drs. Triastono Imam Prasetyo M.Pd Kata kunci Model Pembelajaran Problem Posing kecakapan berpikir hasil belajar Berdasarkan hasil observasi peneliti sebanyak 2 kali pada bulan Januari- Februari 2009 diketahui bahwa selama proses pembelajaran biologi di kelas XI IPA SMA Negeri I Malang guru berperan aktif dalam menyampaikan materi pelajaran sedangkan siswa pasif dalam menerima pelajaran. Kemampuan siswa dalam menanggapi atau menjawab pertanyaan dari guru masih rendah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kecakapan berpikir siswa masih rendah. Problem posing merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengembangkan kecakapan berpikir siswa karena dalam pembelajaran ini siswa dikondisikan untuk menggali informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai literatur merumuskan soal atau pertanyaan dari situasi yang ada menentukan jawaban atau pemecahan dari permasalahan yang mereka buat serta mencari alternatif pemecahannya. Berdasarkan uraian tersebut maka dilakukan penelitian yang berjudul Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing untuk Meningkatkan Kecakapan Berpikir (Thinking Skill) dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI-IPA SMA Negeri I Malang . Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kecakapan berpikir (Thinking Skill) dan hasil belajar biologi siswa kelas XI SMA Negeri I Malang melalui penerapan model pembelajaran problem posing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model pembelajaran problem posing yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing- masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPA2 SMA Negeri 1 Malang semester genap tahun ajaran 2008-2009 sebanyak 38 orang yang terdiri dari 23 orang siswa perempuan dan 15 orang siswa laki-laki. Data dalam penelitian ini berupa kecakapan berpikir dan hasil belajar biologi siswa kelas XI-IPA2 SMA Negeri I Malang. Kecakapan berpikir siswa diukur berdasarkan peningkatan persentase kualitas kecakapan berpikir siswa secara klasikal sedangkan hasil belajar siswa diukur berdasarkan peningkatan ketuntasan belajar siswa secara klasikal. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu soal tes lembar observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran problem posing yang dapat meningkatkan kecakapan berpikir (Thinking Skill) siswa kelas XI-IPA2 SMA Negeri I Malang terdiri dari 5 tahapan yaitu tahap mendeskripsikan situasi/ informasi mendefinisikan masalah menampilkan permasalahan mendiskusikan masalah dan mendiskusikan alternatif pemecahan masalah. Kecakapan berpikir dan hasil belajar biologi siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Kecakapan membuat pertanyaan kognitif i tingkat tinggi meningkat 22% sedangkan kecakapan menjawab pertanyaan kognitif tingkat tinggi meningkat 89%. Peningkatan hasil belajar biologi dari siklus I ke siklus II adalah 50% untuk kemampuan kognitif dan 19% untuk kemampuan afektif siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa kecakapan berpikir dan hasil belajar biologi siswa mengalami peningkatan melalui penerapan pembelajaran model Problem posing.