UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh injeksi air terhadap posisi air tanah pada pemodelan dengan menggunakan metode geolistrik konfigurasi Shlumberger / Kholifatul Khusnia

Khusnia, Kholifatul - Nama Orang;

Abstrak
Air tanah merupakan salah satu air yang mudah didapatkan dan relatif murah tetapi tidak semua daerah dapat mendapatkan air tanah dengan mudah karena masyarakat tidak memiliki informasi di mana dan pada kedalam berapa potensi air tanah itu berada. Untuk itu telah dilakukan penelitian guna mengidentifikasi keberadaan air tanah dengan menggunakan metode geolistrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geolistrik konfigurasi Schlumberger dengan teknik sounding-mapping. Proses pengambilan datanya adalah menentukan titik-titik elektroda arus dan potensial serta membuat formasi lapisan batuan dengan susunan pasir dan tanah dengan injeksi air. Pasir ditempatkan pada balok ukuran 0 6x0 6x1 2 meter dan tanah ditanamkan pada tengah-tengah medium pasir. Kemudian mengalirkan tegangan dan menginjeksikan arus beberapa kali dengan jarak tertentu. Setelah itu diulangi lagi pengambilan data dengan membentuk formasi yang sama dengan menginjeksikan air sebanyak 0 5 liter. Penginjeksikan kedua setelah setengah jam kemudian dengan jumlah yang sama. Ini dilakukan untuk mendapatkan nilai beda potensial arus dan Self Potensial (SP) yang mana tujuannya untuk mendapatkan perbedaan nilai resistivitas. Kemudian menginterpretasikan data penggukuran untuk memperkirakan keberadaan air tanah dengan menggunakan Software Res2divn. Hasil dari penelitian ini adalah nilai resisivitas semu diperoleh langsung dari data primer seperti yang terdapat pada lampiran. Penelitian dengan mengunakan konfigurasi shlumberger sounding-mapping dapat teridentifikasi keberadaan air tanah yakni pada titik pengukuran 0 59 meter injeksi pertama pada kedalaman 0 064-0 124 meter dengan nilai resistivitas lebih keci dari 336 ohm meter. Sedangkan pada injeksi kedua air tanah teridentifikasi pada kedalaman 0 064-0 198 meter dengan resistivitas lebih kecil dari 309 ohm meter sesuai dengan kedalaman penginjeksian air yakni pada 0 10 meter. Semakin banyak air yang masuk kedalam tanah posisi air tanah semakin melebar dan dalam resistivitasnya juga semakin kecil


Informasi Detail
DDC
Rs 537.6226 KHU p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Jurusan Fisika, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 47 + [19] lembar : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02459/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. AIR TANA
2. GEOLISTRIK RESISTIVITAS

Pembimbing
1. DAENG ACHMAD SUAIDI ; 2. EDI SUPRIANA
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik