Skripsi
Modul sebagai alternatif pembelajaran matematika pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel untuk siswa SMP kelas VIII / Linda Dwi Khurin Inayati
Abstrak
Berdasarkan kenyataan di lapangan sampai saat ini masih banyak siswa yang menganggap bahwa matematika merupakan pelajaran yang sulit. Di lain pihak masih banyak juga guru yang menerapkan pembelajaran konvensional dibanding metode-metode pembelajaran yang baru. Apalagi ditambah hasil wawancara dengan beberapa siswa yang menyatakan bahwa buku pelajaran yang dimiliki siswa cenderung monoton dan kurang menarik sehingga siswa menjadi cepat bosan dan malas belajar. Dari ketiga hal tersebut penulis terdorong untuk mengembangkan alternatif pembelajaran matematika dengan menggunakan modul. Dengan modul siswa dituntun untuk belajar membangun pemahamannya tentang suatu konsep materi yang akan dipelajari. Dengan begitu konsep suatu materi yang telah mereka pelajari akan lebih melekat di ingatan mereka dalam jangka waktu yang lama dibandingkan dengan hanya menerima dari gurunya. Dalam pembelajaran ini guru hanya berfungsi sebagai motivator dan pembimbing. Model pengembangan modul ini menggunakan model prosedural. Adapun unsur-unsur modul ini terdiri dari petunjuk untuk guru petunjuk untuk siswa daftar isi standar kompetensi dan kompetensi dasar lembar kegiatan siswa lembar kerja siswa kunci jawaban lembar kerja siswa lembar tes lembar tes remidi kunci jawaban lembar tes beserta pedoman penilaiannya kunci jawaban lembar tes remidi beserta pedoman penilaiannya daftar pustaka. Sebelum diuji cobakan ke siswa modul divalidasi terlebih dahulu ke satu dosen satu guru dan satu teman sejawat. Setelah itu modul diuji cobakan pada 5 siswa dalam 3 pertemuan. Pertemuan pertama siswa mengerjakan lembar kegiatan siswa pertemuan kedua siswa mengerjakan lembar kerja siswa dan pertemuan ketiga siswa mengerjakan soal tes. Berdasarkan hasil validasi perorangan modul perlu perbaikan pada lembar kegiatan siswa lembar tes dan lembar tes remidi. Sedangkan hasil uji coba kelompok kecil nilai tes semua siswa sudah memenuhi standar ketuntasan belajar yang dibuat penulis. Akan tetapi berdasarkan angket yang disebarkan ke siswa perlu adanya perbaikan kalimat pada petunjuk untuk siswa. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil uji coba modul ini adalah modul cukup menarik dan dapat diterima oleh siswa. Adapun saran pemanfaatan modul ini adalah sebaiknya digunakan pada siswa yang berkemampuan rata-rata ke atas karena rangkaian aktivitasnya tidak terlalu menuntun siswa tetapi siswa dituntun untuk memecahkan masalah melalui pertanyaan-pertanyaan yang konstruktif. Sedangkan untuk pengembangan lebih lanjut modul ini dapat digunakan di sekolah sebagai alternatif pembelajaran matematika pada pokok bahasan sistem persamaan linear dua variabel.