Skripsi
Penggunaan metode investigasi kelompok untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa kelas VIII SMP Unggulan Nahdlatul Ulama Mojoagung Kabupaten Jombang / Rina Maskuriyah
Abstrak
ABSTRAK Maskuriyah Rina. 2009. Penggunaan Metode Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa KelasVIII SMP Unggulan NU Mojoagung Kabupaten Jombang. Skripsi Prodi Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. Dwi Saksomo M.Si Kata kunci metode investigasi kelompok menulis teks berita Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP disebutkan bahwa kemampuan menulis teks berita wajib dikuasai oleh siswa kelas VIII SMP. Tujuannya agar siswa dapat mengenal memahami dan mampu menulis teks berita. Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berita diperlukan sebuah metode pembelajaran yang tepat. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode investigasi kelompok. Dengan metode ini siswa dapat belajar menulis teks berita. Dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap pramenulis tahap menulis dan tahap pascamenulis. Masalah umum dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran umum tentang peningkatan kemampuan menulis teks berita dengan metode investigasi kelompok pada siswa kelas VIII SMP Unggulan NU Mojoagung Kabupaten Jombang pada tahap pramenulis tahap menulis dan tahap pascamenulis. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan menulis teks berita siswa melalui penggunaan metode investigasi kelompok bagi siswa kelas VIII SMP Unggulan NU pada tahap pramenulis tahap menulis dan tahap pascamenulis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus dilaksanakan dalam tiga pertemuan yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan berurutan. Penelitian ini meliputi beberapa tahap yaitu studi pendahuluan perencanaan tindakan pelaksanaan tindakan observasi evaluasi dan refleksi. Penelitian pada siklus I dilaksanakan pada tanggal 10 November 2008 12 November 2008 dan 17 November 2008 sedangkan siklus II dilaksanakan tanggal pada 19 November 2008 21 November 2008 dan 24 November 2008. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-C SMP Unggulan NU Mojoagung yang berjumlah 23 anak. Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIII-C SMP Unggulan NU Mojoagung Kabupaten Jombang. Data penelitian meliputi data verbal berwujud tuturan lisan selama proses dan hasil tertulis peningkatan keterampilan menulis teks berita. Data nonverbal berupa rekaman tindakan siswa yang ditranskripsikan pada catatan lapangan. Data diperoleh melalui instrumen utama yaitu peneliti sendiri dibantu guru dan teman sejawat sedangkan instrumen penunjang berupa pedoman wawancara guru dan siswa lembar kerja siswa dokumentasi dan catatan lapangan untuk mengetahui proses dan hasil keterampilan menulis teks berita siswa. Berdasarkan hasil analisis data proses peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa dengan menggunakan metode investigasi kelompok dapat ditarik kesimpulan berikut. Proses peningkatan keterampilan menulis teks berita dengan menggunakan metode investigasi kelompok pada tahap pra menulis dilakukan dengan mengidentifikasi topik perencanaan kooperatif dan implementasi. Pada tahap menulis dilakukan analisis dan sintesis data investigasi kemudian menulis teks berita. Pada tahap pasca menulis metode investigasi kelompok untuk meningkatkan kemampuan menulis teks berita dilakukan dengan kegiatan penyuntingan presentasi kelompok dan evaluasi. Berdasarkan analisis hasil penggunaan metode investigasi kelompok keterampilan yang berkembang pada tahap pra menulis yaitu keterampilan menyusun kerangka teks berita dengan menentukan topik judul dan unsur berita. Pada tahap menulis penggunaan metode investigasi kelompok dapat (1) meningkatkan kemampuan siswa dalam menuliskan kelengkapan isi berita berdasarkan unsurnya yaitu 5W 1H (2) meningkatkan kemampuan siswa dalam menuliskan sistematika berita pada teras berita yang ditulis dengan singkat padat jelas dan menyatakan waktu yang tepat pada tubuh berita yang ditulis dengan informasi yang ringkas jelas dan sangat proporsional dan (3) pada tahap revisi meningkatkan keterampilan penggunaan ejaan dan tanda baca dengan baik yang ditandai dengan rendahnya kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca yang dilakukan oleh siswa (tidak lebih dari 15 kesalahan). Pada tahap pasca menulis penggunaan metode investigasi kelompok dapat meningkatkan keterampilan menyunting yang memungkinkan siswa untuk mengoreksi hasil karangan temannya sehingga siswa juga mengetahui kesalahan dan kekurangan pada hasil teks berita mereka serta memublikasikan teks berita mereka dengan cara presentasi kelompok di depan kelas dan melakukan evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada guru Bahasa Indonesia untuk menggunakan metode investigasi kelompok dalam meningkatkan kemampuan menulis teks berita siswa. Kepada penulis buku ajar disarankan untuk menjadikan temuan ini sebagai alternatif strategi pembelajaran menulis teks berita. Kepada peneliti selanjutnya hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai acuan dan gambaran mengenai masalah yang sejenis dan disarankan agar mengembangkan penggunaan metode investigasi kelompok ini pada kompetensi pembelajaran berbahasa yang lain.