Skripsi
Analisis efisiensi dan efektivitas fungsi produksi (studi kasus pada PT Perkebunan Nusantara X PG Krembung Persero) / Dwi Sulistyorini
Abstrak
ABSTRAK Sulistyorini Dwi. 2009. Analisis Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Produksi (Studi Kasus Pada PT Perkebunaan Nusantara X PG Krembung Persero). Skripsi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yuli Widi Astuti SE M.Si Ak (II) Triadi Agung Sudarto SE Ak M.Si. Kata kunci Efisiensi efektivitas produktivitas biaya produksi (bahan baku tenaga kerja langsung dan overhead pabrik) idle capacity mesin. Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang kegiatan utamanya memproduksi barang untuk selanjutnya dipasarkan. Dalam melaksanakan kegiatan produksinya perusahaan harus membuat perencanaan dan pengendalian yang baik serta dapat menggunakan sumber daya yang dimilikinya dengan optimal agar efisien dan efektif. Untuk dapat mengetahui efisiensi dan efektivitas suatu fungsi produksi maka diperlukan adanya audit operasional. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada fungsi produksi PG Krembung Sidoarjo. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara kuesioner observasi dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan menilai efisiensi dan efektivitas pada fungsi produksi selama enam tahun (20032008). Dengan dilakukannya analisis efisiensi dan efektivitas fungsi produksi diharapkan dapat membantu manajemen dalam menemukan kelemahankelemahan yang dapat menghambat jalannya operasi perusahaan yang selanjutnya dapat digunakan untuk memperbaiki dan penyempurnaan operasi perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dilaksanakan dengan mengadakan pengukuran terhadap tingkat ketercapaian tujuan (achievement rate) produktivitas biaya produksi (bahan baku tenaga kerja langsung dan overhead pabrik) serta idle capacity mesin dalam perbandingan waktu enam tahun (20032008). Kemudian dilanjutkan dengan analisis kualitatif yaitu dengan membandingkan criteria causes effect Hasil penelitian menunjukkan bahwa PG Krembung sudah efektif dalam menjalankan fungsi produksinya. Hal ini tercermin pada tingkat ketercapaian tujuan selama enam tahun terakhir. Efektivitas tertinggi terjadi pada tahun 2004 dengan tingkat ketercapaian tujuan mencapai 103 76%. Untuk efisiensi penggunaan biaya produksi dapat diketahui dari produktivitas penggunaan biaya produksi (bahan baku tenaga kerja langsung dan overhead pabrik) serta idle capacity mesin. Efisiensi penggunaan bahan baku terjadi pada tahun 2008 dengan tingkat produktivitas mencapai 172 25%. Untuk biaya tenaga kerja langsung efisiensi terjadi pada tahun 2008 dimana tingkat produktivitas mencapai 16 33. Sedangkan untuk overhead pabrik efisiensi terjadi pada tahun 2007 dengan tingkat produktivitas mencapai 381 51%. Idle capacity terendah terjadi pada tahun 2008 yang mencapai 17 47.