Skripsi
Pengembangan variasi latihan shooting dari daerah medium range pada tim ekstrakurikuler bolabasket putra SMA Negeri 9 Malang / Fajar Hidayatullah
Abstrak
ABSTRAK Hidayatullah Fajar. 2009. Pengembangan Variasi Latihan Shooting Dari Daerah Medium Range Pada Tim Ekstrakurilkuler Bolabasket SMA Negeri 9 Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Oni Bagus Januarto M.Kes. Pembimbing (II). Dr. Saichudin M.Kes. Kata kunci Pengembangan bolabasket variasi latihan shooting medium range ekstrakurikuler siswa sekolah menengah atas. Bolabasket adalah olahraga yang dimainkan oleh dua regu yang saling memasukkan bola ke keranjang lawan dengan tangan. Jadi inti dari permainan bobabasket adalah berusaha sebanyak mungkin untuk memasukkan bola pada keranjang lawan. Menurut Oliver (2004 13) Meskipun banyak pemain bolabasket terus mencoba melakukan tembakan 3 angka statistik mengungkapkan bahwa para penembak 3 angka terbaik pun hanya berhasil 40 hingga 45 persen dari semua usaha lemparan tiga angka mereka sedangkan persentase tembakan tertinggi adalah tembakan dalam . Dalam penelitian ini subyek adalah tim ekstrakurikuler bolabasket putra SMAN 9 Malang. Pelatih ekstrakurikuler bolabsket SMA Negeri 9 Malang sudah seringkali memberikan latihan shooting dari daerah medium range namun variasi latihan yang diberikan terkesan monoton dan diulang-ulang yang menyebabkan para siswa malas-malasan dalam menjalankannya. Menurut Bompa (1987 19) latihan harus bervariasi dengan tujuan untuk mengatasi sesuatu yang monoton dan kebosanan dalam latihan pelatih perlu pengetahuan dan sumber latihan yang banyak yang memungkinkan dapat berubah secara periodik . Berdasarkan masalah yang ditemukan maka peneliti mengembangkan variasi latihan shooting dari daerah medium range pada tim ekstrakurikuler bolabasket putra SMAN 9 Malang. Menembak (shooting) adalah suatu cara untuk mencetak poin dengan memasukkannya ke dalam ring. Shooting dari daerah medium range adalah shooting yang dilakukan pada area antara garis key hole dan garis 3 point. Dalam melatih teknik shooting diperlukan latihan yang berulang-ulang selain itu membutuhkan teknik dasar yang benar juga diperlukan variasi-variasi model latihan untuk mencegah kebosanan berlatih. Model pengembangan ini adalah model yang bersifat deskriptif yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Pada pengembangan variasi latihan shooting dari daerah medium range ini dilakukan melalui beberapa tahap yang meliputi analisis kebutuhan pembuatan produk awal uji coba produk revisi produk pertama uji lapangan dan revisi produk akhir. Subyek penelitian adalah peserta ekstrakurikuler bolabasket di SMA Negeri 9 Malang. Dari pengembangan dan prosedur yang telah dilakukan maka diperoleh hasil pengembangan variasi latihan shooting dari daerah medium range pada tim ekstrakurilkuler bolabasket SMA Negeri 9 Malang. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar dilakukan uji coba secara berulang-ulang pada subyek yang lebih besar dan diharapkan dapat disosialisasikan kepada sekolah-sekolah yang mempunyai kegiatan ekstrakurikuler bolabasket yang ada disekitar tempat pengembangan produk peneliti sendiri dan peneliti lain untuk dikembangkan ke arah lebih lanjut.