Skripsi
Pengelolaan pembelajaran pada program kesetaraan paket C (studi kasus di SMA Alternatif Laboratorium Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang) / Dodot Ariyanto
Abstrak
i ABSTRAK Ariyanto Dodot. 2009. Pengelolaan Pembelajaran pada Program Kesetaraan Paket C (Studi Kasus di SMA Alternatif Laboratorium Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang). Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. H.S. Mundzir M.Pd (2) Dra. Dwi Maziyah P. M.Pd. Kata Kunci Paket C Pengelolaan Pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan Paket C Setara SMA merupakan program pendidikan tingkat SMA bagi warga masyarakat yang putus sekolah SMA atau lulusan SMP yang tidak dapat melanjutkan ke SMA/SMK. SMA Alternatif Lab. PLS UM merupakan salah satu penyelenggara program pendidikan kesetaraan Paket C sebagai bentuk kegiatan pendidikan luar sekolah. Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan berbagai permasalahan dalam kegiatan pembelajaran diantaranya jadwal yang tertata namun kahadiran tutor tidak sesuai dengan jadwal bahan belajar atau modul berasal dari tutor serta penyediaan media pembelajaran yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan pembelajaran program pendidikan Kesetaraan Paket C SMA Altenatif LAB. PLS. UM dan faktor pendukung dan penghambat pengelolaan pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus. Metode penggalian data yang digunakan adalah teknik wawancara observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan adalah reduksi data display data dan penarikan kesimpulan berdasarkan analisis teori teori pembelajaran pendapat para pakar dan temuan data Hasil yang diperoleh dalam penelitian dalam pengelolaan pembelajaran meliputi perencanaan pembelajaran (1) Tujuan pembelajaran tutor didasarkan pada materi ajar melalui pengembangan pokok bahasan atau sub pokok bahasan. (2) Penyiapan materi pembelajaran menggunakan modul pendidikan kesetaraan beracuan pada kurikulum pendidikan kesetaraan dengan menambah rujukan dari buku acuan lain. (3) Strategi pembelajaran menggunakan pembelajaran kelompok dan mandiri. (4) Metode Pembelajaran yang diterapkan (a) ceramah sehingga pembelajaran terkesan monoton membuat warga belajar merasa jenuh sehingga sering meninggalkan kelas. (b) Melakukan review (ulangan) bahan pelajaran namun kurang berjalan secara efektif karena tidak melibatkan semua warga belajar. (c) Memberikan latihan sebagai feedback. Namun tidak berjalan secara maksimal dengan tidak terdorongnya inisiatif dari warga belajar untuk bertanya. (5) Media pembelajaran terbatas papan tulis. Serta media praktek yang merupakan kretifitas dari tutor. Pelaksanaan pembelajaran (1) Tutor tidak melakukan prosedur pengelolaan kelas secara preventif hanya mendinamiskan suasana kelas yang ramai. (2) Motivasi dilakukan oleh tutor secara internal dan motivasi eksternal dilakukan oleh pengelola. Evaluasi pembelajaran dilakukan ii pada akhir penyampaian materi pelaksanaan ujian tengah semester ujian akhir semester dan ujian nasional. Faktor pendukung kesesuaian waktu belajar dengan kebutuhan warga belajar dan tempat pembelajaran yang mamadai terletak dalam lingkungan kampus UM. Faktor penghambatnya minimnya bahan ajar (buku paket) serta kurangnya pengetahuan tutor tentang prinsip prinsip pembelajaran orang dewasa Saran dari penelitian ini adalah (1) Hendaknya pengelola melakukan penataan administrasi yang lebih termanajemen dengan baik. (2) Tutor melakukan pengembangan bahan dan media pembelajaran serta strategi pembelajaran yang digunakan. (3) Pengelola dan para tutor perlu mengikuti pelatihan-pelatihan untuk dapat mengembangkan dan meningkatkan pengelolaan kejar Paket C serta prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa (andragogi) serta peningkatan variasi pembelajaran. (4) Agar program dapat menarik dan memotivasi warga belajar maka perlu memaksimalkan sarana belajar keterampilan yang bermanfaat dan fungsional. (5) Hendaknya pendampingan dalam pengelolaan dan pembelajaran pada program Paket C sebagai bentuk pendidikan luar sekolah yang dilakukan oleh Laboratorium Jurusan Pendidikan Luar Sekolah dapat terus berkesinambungan bagi Kelompok Belajar Paket C SMA Alternatif Lab. PLS. UM. (6) Bagi peneliti lain hendaknya melakukan pengembangan terhadap hasil penelitian ini dengan melakukan penelitian ini melalui metode serta fokus yang berbeda. Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pengelolaan program Paket C secara umum dan bagi Kelompok Belajar Paket C SMA Alternatif Lab. PLS. UM.