Tugas Akhir
Analisis rasio keuangan untuk membandingkan nilai kinerja keuangan PDAM Kota Blitar dengan PDAM Kabupaten Blitar / Meinyar Agustina
Abstrak
ABSTRAK Agustina Meinyar. Analisis Rasio Keuangan Untuk membandingkan Nilai Kinerja Keuangan PDAM Kota Blitar Dengan PDAM Kabupaten Blitar. Tugas Akhir Jurusan Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr Dyah Aju Wardhani M.Si Ak. Kata Kunci Analisis Rasio Keuangan Nilai Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah perusahaan yang bertugas sebagai penyedia sarana air bersih guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dengan kuantitas dan kualitas serta pelayanan yang memadai. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan Perusahaan Daerah Air Minum Kota Blitar dibandingkan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Blitar dengan cara menggunakan analisis rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas rasio profitabilitas rasio aktivitas rasio solvabilitas. Bedasarkan analisis data disimpulkan bahwa rasio likuiditas tahun 2005-2007 untuk current rasio Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar sebanding dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar cash ratio Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih besar nilainya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar. Rasio Profitabilitas tahun 2005-2007 untuk return on equity Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih kecil nilainya dibanding Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar profit margin Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih besar nilainya dibanding Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar. Rasio Aktivitas tahun 2005-2007 untuk perputaran aktiva Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih besar nilainya dibanding Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar rata-rata umur piutang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih besar nilainya dibandingkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar perputaran piutang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih kecil nilainya dibanding Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar perputaan total aktiva Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih kecil dibanding Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar. Rasio Solvabilitas tahun 2005-2007 untuk rasio hutang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar lebih besar nilainya dibanding Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Blitar. Berdasarkan hasil evaluasi dapat disarankan meningkatkan pendapatan untuk mengurangi biaya administrasi dan umum meningkatkan penagihan piutang meningkatkan penjualan secara tunai dan lebih memanfaatkan aktiva yang dimiliki secara optimal.