Skripsi
Implementasi pembelajaran model problem posing-STAD untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar pokok bahasan pengenalan ilmu statika dan tegangan siswa kelas X Teknik Permesinan 3 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen / Teguh Pratomo
Abstrak
ABSTRAK Pratomo Teguh. 2009. Implementasi Pembelajaran Model Problem Posing-STAD Untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Pokok Bahasan Pengenalan Ilmu Statika dan Tegangan Siswa Kelas X Teknik Pemesinan 3 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat S.T. M.Pd. (II) Drs. H. Yoto S.T. M.Pd. M.M. Kata kunci pembelajaran kooperatif problem posing-STAD motivasi belajar prestasi belajar. Pembelajaran kooperatif merupakan salah satu pembelajaran yang berasosiasikan pada pendekatan konstruktivisme. Pada dasarnya belajar kooperatif lebih menekankan belajar bersama atau berinteraksi dengan teman. Metode ini mampu menyediakan kondisi yang menyebabkan siswa satu dengan yang lainya saling aktif berinteraksi dan berlomba untuk meningkatkan hasil belajar. Pembelajaran model problem posing-STAD merupakan pembelajaran yang menggabungkan aspek konstruktivisme dan kooperatif yang bertujuan supaya siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab kerjasama persaingan sehat dan keaktifan dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pada pelaksanaanya problem posing-STAD diterapkan pada saat diskusi kelompok. Pada tahap diskusi kelompok selain siswa mendapat lembar kerja informasi dari guru siswa juga melakukan kegiatan menyusun soal serta menyelesaikannya. Penelitian ini dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tanggal 21 Oktober sampai 6 November 2009. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Pemesinan 3 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen tahun pelajaran 2008/2009. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi/pengamatan dan (4) refleksi. Hasil penelitian diperoleh adalah pembelajaran model problem posing-STAD pada matadiklat PDTM pokok bahasan Pengenalan Ilmu Statika dan Tegangan dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. Pada aspek motivasi belajar siklus I memiliki persentase sebesar 50 12% dan siklus II memiliki persentase sebesar 73 11%. Peningkatan persentase sebesar 22 99%. Pada aspek prestasi belajar siklus I memiliki persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 78 60% dan siklus II memiliki persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 83 30%. Peningkatan persentase sebesar 4 70%. Nilai rata-rata siklus I sebesar 80 30 sedangkan siklus II sebesar 86 25. Peningkatan persentase sebesar 5 95%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan melakukan penelitian tentang pembelajaran dengan menggunakan model problem posing-STAD pada permasalahan pembelajaran yang memiliki karakteristik yang sama dan memberikan variasi dalam pembelajaran PDTM dengan pendekatan problem posing-STAD seperti diberikan permainan saat menukarkan soal agar siswa tidak merasa bosan dan lebih termotivasi untuk membuat soal.