Skripsi
Pengaruh motivasi kerja terhadap profesionalitas guru melalui kepuasan kerja (di SMK Negeri 1 Turen, Kabupaten Malang) / Dewi Puspita Sari
Abstrak
ABSTRAK Puspita Sari Dewi. 2009. Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Profesionalitas Guru Melalui Kepuasan Kerja (Di SMK Negeri 1 Turen Kabupaten Malang). Skripsi Jurusan Manajemen S1 Pendidikan Adminstrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. I Nyoman Suputra M.Si (II) Drs. Sarbini Kata kunci Motivasi Kerja Profesionalitas Guru Kepuasan Kerja Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha membudayakan manusia atau memanusiakan manusia pendidikan amat strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan diperlukan guna meningkatkan mutu bangsa secara menyeluruh. Berdasarkan beberapa fenomena telah memperlihatkan bahwa kondisi dunia pendidikan saat ini di tanah air memang masih jauh dari yang kita harapkan. Perlu sebuah upaya kerja keras tanpa henti dengan melibatkan seluruh stakeholders agar dunia pendidikan kita benar-benar bangkit dari keterpurukan untuk mengejar ketertinggalannya sehingga mampu berkompetisi secara terhormat dalam era globalisasi yang semakin menguat. Oleh sebab itu reformasi pendidikan dimana salah satu issu utamanya adalah peningkatan profesionalitas guru merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat ditawar-tawar lagi dalam mencapai pendidikan yang lebih berkualitas. Oleh karena itu peningkatan profesionalitas guru memang sangat perlu diperhatikan oleh semua pihak. Pada dasarnya profesionalitas guru dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor motivasi dan kepuasan kerja. Profesionalitas guru mengacu pada tingkah laku saat mengajar di kelas. Motivasi akan timbul dalam diri guru apabila ada perhatian kesesuaian kepercayaan dan kepuasan yang diberikan kepala sekolah yang kemudian akan dapat meningkatkan profesionalitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Explanatory research. Populasi yang dipilih adalah adalah seluruh guru di SMK Negeri 1 Turen yang berjumlah 74 guru. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel bertujuan (purposive sampling) dengan sampel sebanyak 62 responden dan menggunakan unsur kelonggaran ketelitian sebesar 61537 5% metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan metode path analysis (Analysis Path). Hasil analisis menunjukkan bahwa 1)Guru di SMK Negeri 1 Turen memiliki tingkat motivasi kerja yang tinggi. 2)Guru di SMK Negeri 1 Turen memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi. 3)Guru di SMK Negeri 1 Turen memiliki tingkat profesionalitas guru adalah sangat tinggi/ baik. 4)Terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pada guru SMK Negeri 1 Turen . 5)Terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap profesionalitas guru di SMK Negeri 1 Turen .6)Terdapat pengaruh langsung yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja terhadap profesionalitas guru di SMK Negeri 1 Turen.7)Terdapat pengaruh tidak langsung yang positif dan signifikan antara motivasi kerja terhadap profesionalitas guru melalui variabel kepuasan kerja di SMK Negeri 1 Turen. Maka saran yang dapat disampaikan peneliti adalah 1) Kondisi motivasi kerja di SMK Negeri 1 Turen dikategorikan tinggi. Oleh karena itu kepala sekolah diharapkan harus dapat mempertahankan dan meningkatkan lagi kondisi tersebut. Karena terbukti motivasi memiliki pengaruh positif terhadap profesionalitas. 2)Guru perlu berpikir secara antisipatif dan proaktif. Artinya guru harus melakukan pengayaan dan pembaruan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya secara terus menerus. 3)Guru harus paham dan melakukan penelitian-penelitian guna mendukung efektifitas pengajaran yang dilaksanakannya sehingga dengan dukungan hasil penelitian guru tidak terjebak dengan praktek pengajaran yang menurut asumsinya sudah efektif. Begitu juga dengan dukungan hasil penelitian dapat memungkinkan guru untuk melakukan pengajaran yang bervariasi dari tahun ke tahun disesuaikan dengan konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.