UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kajian indeks lalat dengan prevalensi penderita disentri amoebiasis di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo / Rausyanfikria Nuruzzaman

Nuruzzaman, Rausyanfikria - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Nuruzzaman Rausyanfikria. 2009. Kajian Indeks Lalat dengan Prevalensi Penderita Disentri Amoebiasis di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Skripsi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Endang Suarsini M.Ked. (II) Sofia Ery Rahayu S.Pd. M.Si. Kata kunci kajian indeks lalat prevalensi disentri amoebiasis. Disentri amoebiasis merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan diare. Penyakit ini erat kaitannya dengan kebersihan diri dan lingkungan. Makanan atau minuman yang tercemar oleh kista Entamoeba histolytica menjadi penyebab utama penyakit disentri amoebiasis selain itu dapat juga ditularkan oleh vektor penyakit seperti lalat dan kecoak. Lalat rumah dan beberapa jenis lalat lainnya merupakan salah satu vektor dari penyebaran penyakit disentri amoebiasis dikarenakan kebiasaan hidup lalat yang berkembang biak di kotoran manusia hewan dan sampah basah. Penelitian ini bertujuan mengetahui indeks lalat prevalensi penderita disentri amoebiasis usia penderita disentri amoebiasis tertinggi dan hubungan antara indeks lalat dengan prevalensi penderita disentri amoebiasis di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Penelitian yang dilakukan merupakan deskriptif eksploratif dengan teknik observasi dan dilakukan mulai bulan Maret hingga Mei 2009. Objek penelitian ini adalah lalat di Kecamatan Kanigaran dan data penderita disentri amoebiasis di Puskesmas Kanigaran Kota Probolinggo. Untuk mencari jumlah lalat menggunakan alat berupa fly grill dan menghitung kehadiran lalat selama 30 detik sebanyak 10 kali dan diulangi selama 5 dan 6 hari. Untuk mencari prevalensi penderita disentri amoebiasis menggunakan teknik wawancara di Puskesmas Kanigaran dan di enam kelurahan yang termasuk Kecamatan Kanigaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai indeks lalat paling tinggi terdapat di Kelurahan Kanigaran paling rendah di Kelurahan Tisnonegaran. Prevalensi penderita disentri amoebiasis tertinggi terdapat di Kelurahan Kanigaran dan terendah di Kelurahan Tisnonegaran. Kelompok penderita disentri amoebiasis berdasarkan usia paling tinggi adalah pada usia 1-4 tahun. Hubungan indeks lalat dengan prevalensi penderita disentri amoebiasis di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo tidak signifikan.


Informasi Detail
DDC
Rs 595.774 NUR k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 71 lembar : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02758/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. LALAT
2. DISENTRI AMOEBIASIS

Pembimbing
1. ENDANG SUARSINI ; 2. SOFIA ERY RAHAYU
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik