Tugas Akhir
Pemilihan fuse cut out sebagai pengaman beban lebih pada trafo 20 KV / Faizal Agustian Pramana
Abstrak
Untuk mengantisipasi gangguan yang menyebabkan ketidakstabilan pada penyaluran tenaga listrik dituntut adanya peningkatan pelayanan sistem kelistrikan yang andal dan keamanan yang memadai. Dalam penyaluran daya listrik tersebut masih terdapat gangguan yang dapat menghambat khususnya pada gardu trafo tiang. Adapun gangguan yang sering terjadi adalah beban lebih pada jaringan tegangan rendah. Maka dipilihlah fuse cut out sebagai pengaman dari beban lebih tersebut. Fuse Cut Out berfungsi untuk operasi (cara kerja manual seperti sakelar) dan pengaman unit trafo. Besar kapasitas dari fuse cut out tergantung dari besar fuse link di mana besar fuse link ini harus disesuaikan dengan daya trafo. Apabila terjadi gangguan pada unit trafo maka fuse link tersebut akan putus. Karena fuse linktersebut merupakan pengaman seperti pada sekering. Pemilihan fuse cut out sebagai pengaman beban lebih ini haruslah secara cermat. Adapun dalam pemilihan tersebut hal yang perlu dilakukan adalah menggunakan metode-metode pemilihan seperti perbandingan jenis bentuk serta karakteristik fuse cut out. Sedangkan untuk menentukan nilai yang akan digunakan adalah dengan menghitung batas-batas ketahanan pelebur terhadap gangguan yang akan terjadi. Hasil pemilihan fuse cut out sebagai pengaman beban lebih tersebut terbagi menjadi 4 tahapan. Yang pertama adalah membandingkan jenis fuse cut out berdasarkan prinsip kerja dan di hasilkan fuse cut outtipe ekspulsi. Tahapan yang kedua adalah membandingkan fuse cut out berdasarkan bentuk fisiknya dan didapatkan fuse cut out tipe open (terbuka). Untuk tahapan yang ketiga yaitu memilih fuse cut out dengan membandingkan berdasarkan tipe kelasnya dan didapatkan hasil berupa fuse cut out dengan tipe kelas 2 (tipe jatuh). Setelah melakukan perbandingan-perbandingan tersebut maka dihasilkan pemilihan fuse cut out berupa fuse cut out tipe ekspulsi (letupan) kelas 2 (tipe jatuh) bentuk open (terbuka). Sedangkan untuk penentuan arus pengenalnya dilakukan dengan menghitung batas ketahanan fuse cut out tersebut. Dan berdasarkan perhitungan yang disesuaikan dengan table maka didapat fuse cut out tipe K 6 3 A sebagai pengaman beban lebih pada trafo 20 kV.