Skripsi
Karaketistik pendidikan moral di pondok pesantren Irsyaduddiniyah Desa Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo / Diana Permai
Abstrak
Pendidikan moral sebagai salah satu pendidikan yang mempersiapkan seorang agar dapat berpikir merasakan dan bertindak sesuai dengan kaidah kesusilaan atau kebiasaan serta nilai-nilai yang berlaku pada suatu kelompok masyarakat tertentu. Karakteristik pendidikan moral di pondok pesantren mempunyai keunikan tersendiri dimana para santri berserta kiai/ ustadz saling berinteraksi dalam suatu kompleks tertentu yang mandiri sehingga dapat menumbuhkan ciri-ciri khas pesantren seperti adanya hubungan yang akrab antara santri dan kiai santri taat dan patuh pada kiainya para santri hidup secara mandiri dan sederhana adanya semangat gotong-royong dalam suasana penuh persaudaraan para santri terlatih hidup berdisiplin dan tirakat. Penelitian bertujuan (1) untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatan pendidikan moral di pondok pesantren Irsyaduddiniyah Desa Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo (2) untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan moral di pondok pesantren Irsyaduddiniyah Desa Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo (3) untuk mengetahui karakteristik pendidikan moral di pondok pesantren Irsyaduddiniyah Desa Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Irsyaduddiniyah Desa Patokan Kecamatan Bantaran Kabupaten Probolinggo bulan Mei sampai dengan Juni 2009. Metode Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik obeservasi kajian pustaka dokumentasi dan wawancara dengan Kyai Nyai Pengajar Pengasuh Santri putra/putri warga sekitar pondok dan orang-orang yang terkait dengan Pondok Pesantren Irsyaduddiniyah. Jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif dan analisis hasil penelitian yang dipakai adalah reduksi data sajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan (1) bentuk-bentuk pendidikan moral di Pondok pesantren Irsyaduddiniyah adalah sholat puasa tauhid wirid isthigosah pengajian kitab kuning diba berjanji thoriqoh dan suluk. (2) kendala yang dihadapi Pondok pesantren Irsyaduddiniyah dalam pelaksanaan pendidikan moral adalah fasilitas pondok pesantren yang masih kurang memadai dan perlu ada perbaikan kurangnya tenaga pengajar baik di sekolah formal maupun diniyah banyaknya santri yang kurang mampu latar belakang santri kurangnya perhatian/dukungan wali santri dan dana pondok pesantren untuk memenuhi kebutuhan baik untuk pondok pesantren maupun santri yang kurang mampu. (3) karakteristik pendidikan moral di Pondok pesantren Irsyaduddiniyah adalah terpadu terlihat dari ajaran tauhid cara melaksanakan ibadah dan suasana selama di pondok pesantren serta kegiatan-kegiatan pendidikan moral meliputi kegiatan mentaukhidkan Allah SWT beribadah kepada Allah SWT Ukhuwah Islamiyah kekeluargaan dan kebersamaan santri di pondok pesantren persahabatan antar santri hidup serasi dan seimbang qona ah dan sederhana keikhlasan dan pengorbanan santri. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan pondok melaksanakan upaya mengatasi kendala-kendala dalam pelaksanaan pendidikan moral di Pondok Pesantren Irsyaduddiniyah dengan secepatnya dan sebaik-baiknya demi tercapainya tujuan pendidikan moral yaitu menjadikan santri menjadi sosok pribadi yang terdidik secara moral dan berakhlak mulia pengajar dan pengasuh di Pondok Pesantren Irsyaduddiniyah diharapkan dapat menjadi figur dan contoh yang teladan bagi santri melalui sikap sehari-hari sehingga santri dapat mencontoh figur pengajar dan pengasuhnya santri harus selalu tekun belajar dan mengamalkan ajaran agama dalam berbagai bidang kehidupan karena dengan mengamalkan ajaran agama dengan benar akan berdampak kepada kehidupan sosial kelak.