Skripsi
Pengaruh pola belajar terhadap prestasi belajar menjahit pada siswa kelas XI Jurusan Tata Busana di SMK Negeri 3 Malang / Sari Ayu Wibawani
Abstrak
Kualitas kehidupan bangsa sangat ditentukan oleh faktor pendidikan yang berguna untuk menciptakan kehidupan bangsa yang cerdas damai dan demokratis. Pembaharuan pendidikan harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Berbagai langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan telah dilakukan pemerintah melalui Depdiknas dengan cara pembaharuan kurikulum dan peningkatan profesionalisme guru. Hal tersebut dimaksudkan agar kualitas pendidikan dan kualitas hasil pendidikan dari tahun ke tahun dapat ditingkatkan. Belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Interaksi dengan lingkungan menyebabkan bertambahnya pengalaman memperteguh keyakinan mengenai ilmu yang telah dikuasai sebelumnya selain itu juga dapat menyebabkan perubahan tingkah laku. Dalam interaksi belajar mengajar ditemukan bahwa proses belajar yang dilakukan siswa merupakan kunci keberhasilan belajar. Belajar dikatakan berhasil bila terjadi perubahan tingkah laku yang sesuai dengan yang diharapkan. Perubahan tingkah laku akibat proses belajar dinamakan hasil belajar atau prestasi belajar. Menurut Dimyati (2002 50) prestasi belajar merupakan penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran yang lazim ditunjukkan dengan nilai yang diberikan oleh guru. Berhasil atau tidaknya proses belajar tergantung dari faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar tersebut. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi proses belajar yaitu faktor yang ada di dalam diri siswa (faktor internal) maupun faktor yang ada di luar diri siswa (faktor eksternal). Salah satu faktor internal yang mempengaruhi proses belajar yaitu pola belajar. Siswa yang mempunyai pola belajar yang baik akan mendapatkan prestasi belajar yang optimal namun sebaliknya siswa yang mempunyai pola belajar yang buruk akan mendapatkan prestasi belajar yang kurang optimal. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Gie (1995 35) ada dua macam pola belajar yaitu (a) pola belajar yang baik dapat membantu siswa menguasai pelajarannya mencapai kemajuan belajar akhirnya meraih sukses di sekolahnya (b) pola belajar yang buruk dapat mempersulit siswa menguasai pelajarannya menghambat kemajuan belajar akhirnya mengalami kegagalan di sekolahnya. pola belajar yang baik dan didukung adanya motivasi dari guru orang tua dan masyarakat maka siswa akan mencapai prestasi belajar yang baik tetapi sebaliknya jika siswa mempunyai pola belajar buruk dengan belajar tidak rutin tidak terjadwal tidak bisa mengatasi kesulitan belajar yang dihadapi maka siswa akan sulit mencapai prestasi belajar yang baik.