UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh perasan rimpang temu giring terhadap mortalitas cacing hati (Fasciola gigantica L.) secara in vitro / Yulia Eka Fitriyanti

Fitriyanti, Yulia Eka - Nama Orang;

Abstrak
Di Indonesia fascioliasis sering disebabkan oleh species Fasciola gigantica. Menurut data tahun 2006 yang diperoleh dari Rumah Potong Hewan Gadang Malang hampir setiap hari ditemukan kasus fascioliasis pada hewan ternak sebesar 7%-8%. Salah satu tumbuhan yang berkhasiat sebagai anthelmintik adalah temu giring. Kandungan minyak atsiri tannin saponin flavonoid dammar dari rimpang temu giring diduga berguna sebagai anthelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perasan rimpang temu giring dengan konsentrasi 0% 0 5% 1% 1 5% dan 2% terhadap mortalitas cacing hati (Fasciola gigantica L.) secara in vitro. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 7 ulangan dan 5 taraf perlakuan. Variabel bebas pada penelitian ini adalah perasan rimpang temu giring dengan konsentrasi 0% 0 5% 1% 1 5% 2% sedangkan variabel terikatnya adalah mortalitas cacing hati (Fasciola gigantica L.). Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penelitian Jurusan Biologi Gedung O5 FMIPA Universitas Negeri Malang pada bulan April - September 2008. Mortalitas cacing hati (Fasciola gigantica L.) diindikasikan dengan tidak adanya gerakan cacing hati setelah disentuh dengan pinset. Analisis data dilakukan terhadap data persentase mortalitas cacing yang telah mencapai minimal 50% kematian untuk konsentrasi 0 5% 1% 1 5% dan 2%. Data persentase mortalitas dianalisis dengan analisis varian tunggal dan jika signifikan dilanjutkan dengan uji BNT 1% untuk mengetahui perbedaan rerata antar taraf konsentrasi terhadap mortalitas cacing Fasciola gigantica L. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel 1% sebesar 13 53 4 22. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh perasan rimpang temu giring terhadap mortalitas cacing hati (Fasciola gigantica L.) secara in vitro. Konsentrasi yang menyebabkan kematian cacing tertinggi adalah konsentrasi 2%.


Informasi Detail
DDC
Rs 592.48 FIT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 43 lembar : il. : tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02869/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. CACING TANAH - MOTALITAS
2. RIMPANG TEMU GIRING

Pembimbing
1. SOFIA EY RAHAYU ; 2. SULISETIJONO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik