Skripsi
Pengelolaan laboratorium restoran untuk pembelajaran mata pelajaran program produktif Jurusan Restoran di SMK Negeri 2 Malang / Saharia
Abstrak
ABSTRAK Saharia. 2009. Pengelolaan Laboratorium Restoran untuk Pembelajaran Mata Pelajaran Program Produktif Jurusan Restoran di SMK Negeri 2 Malang. Skripsi Program Studi Tata Boga Bidang Keahlian Usaha Jasa Restoran Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. H. Dwi Agus Sudjimat ST. M.Pd (2) Dra. Wiwik Wahyuni M.Pd. kata kunci Pengelolaan laboratorium restoran SMK. Laboratorium memiliki fungsi yang sangat penting untuk sebuah SMK sebagai sarana yang memfasilitasi siswa dalam kegiatan praktikum. Laboratorium dapat berfungsi dengan baik apabila dikelola dengan baik. Dalam sistem pengelolaan sebuah laboratorium dibutuhkan kecakapan dalam menentukan kebutuhan siswa akan kegiatan praktikum. Dengan adanya laboratorium maka tujuan pembelajaran akan dapat tercapai dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan laboratorium Jurusan Restoran di SMK Negeri 2 Malang yang terdiri dari perencanaan pengorganisasian sarana prasarana dan pengorganisasian sumber daya manusia pengawasan serta faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan laboratorium restoran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah kondisi fisik laboratorium restoran dan segala perlengkapannya Kepala Sekolah Waka Kurikulum Waka Sarana Prasarana laboran guru dan KBM di laboratorium restoran serta dokumen laboratorium dan perangkat pembelajaran. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) perencanaan dilakukan berdasarkan pedoman yang digunakan yaitu kurikulum (2) pengorganisasian sarana dan prasarana yang dilakukan meliputi pengorganisasian peralatan ruangan serta kesehatan dan keselamatan kerja (K3) (3) pengorganisasian sumber daya manusian yang dilakukan yaitu memberikan pekerjaan kepada orang yang berkompeten di bidangnya dan menggunakan sistem membagi habis pekerjaan (4) pegawasan yang dilakukan antara lain meliputi pengawasan terhadap kegiatan praktik proses hingga kegiatan praktik selesai penggunaan sarana dan prasarana serta K3 (5) faktor-faktor pendukung dalam pengelolaan antara lain adanya bantuan peralatan dari Pemerintah Daerah di awal berdirinya program restoran terdapat tenaga pendidik yang bersedia mengajar di program restoran serta adanya ruangan yang dapat digunakan sebagai laboratorium (6) faktor penghambat yaitu terbatasnya anggaran guna pengadaan peralatan pembangunan gedung baru dan tenaga pendidik yang berlatar belakang restoran. Berdasarkan penelitian ini dapat disarankan agar 1) Kepala SMK Negeri 2 lebih memperhatikan pengorganisasian sarana prasarana lebih aktif dalam menggali dana serta lebih selektif dalam merekrut tenaga pendidik (GTT) 2) Lembaga khususnya Jurusan Restoran lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas lulusannya 3) bagi kepala laboratorium/guru mata diklat agar lebih berperan aktif dalam pengelolaan dengan cara mengikuti pelatihan atau seminar 4) bagi peneliti selanjutnya diharapkan memperluas lingkup penelitian misalnya pada pengorganisasian sumber daya manusia.