Skripsi
Kinerja guru pendidikan jasmani SD negeri dalam menciptakan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM) di Gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang / Agus Nur Shofi Wahit
Abstrak
ABSTRAK Wahit Agus Nur Shofi. 2009. Kinerja Guru Pendidikan jasmani SD Negeri Dalam Menciptakan Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif Dan Menyenangkan (PAKEM) Di Gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Jasmani Dan Kesehatan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mardianto M.Kes (II) Drs. H. Sugiyanto. Kata Kunci Kinerja Guru Penjas Menciptakan PAKEM SD Negeri Kurikulum 2004 yang lazim disebut kurikulum berbasis kompetensi menuntut pelaku pendidikan harus lebih ekstra mempersiapkan diri terutama guru sebagai motor utama proses pendidikan. Oleh karena guru langsung berhadapan dengan murid sebagai subyek pembelajaran maka perlu diciptakan hubungan yang harmonis menarik dan menyenangkan. Target ini harus berjalan serentak dan bersama-sama yaitu kemampuan guru yang maksimal kemauan siswa perhatian orang tua dan institusi pendidikan yang bijak. Kemampuan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran perlu diupayakan lebih bermutu sehingga pembelajaran mencapai tujuan. Karena guru dalam mengajar lebih banyak memperdaya siswa dari pada memberdayakan siswa siswa tidak diarahkan untuk berkembang tetapi diatur untuk jangan begini jangan begitu dan pada akhirnya siswa menjadi pasif dan takut berbuat. Hal ini perlu diperhatikan guru karena siswa adalah orang yang memiliki potensi bukan tabung kosong yang harus diisi. PAKEM sebagai salah satu strategi pembelajaran saat ini sangat tepat dikuasai guru sebagai modal pelaksanaan KBK dalam proses pembelajaran. Penelitian ini secara umum bertujuan memperoleh deskripsi tentang Kinerja Guru Penjas SD Dalam Menciptakan PAKEM Di Gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Rincian rumusan masalah penelitian ini sebagai berikut. (1) Bagaimana kinerja guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam menciptakan PAKEM pada penyususunan perencanaan pembelajaran (2) Bagaimana kinerja guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam menciptakan PAKEM pada pelaksanaan pembelajaran tahap pendahuluan (3) Bagaimana kinerja guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam menciptakan PAKEM pada pelaksanaan pembelajaran tahap Inti (4) Bagaimana kinerja guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam menciptakan PAKEM pada pelaksanaan pembelajaran tahap penutup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilakukan di SD Negeri gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Untuk mengumpulkan data yang relevan guna menjawab fokus penelitian maka skripsi ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang meliputi dengan melakukan Obsevasi dan dokumentasi. Pengumpulan data penelitian ini diperoleh 6 orang subyek penelitian yaitu guru pendidikan jasmani sekolah dasar di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Penelitian ini menghasilkan beberapa hal Kinerja Guru Penjas SD dalam Menciptakan PAKEM di Gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang secara keseluruhan sudah cukup baik dengan rincian sebagai berikut Pertama kinerja guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang dalam menciptakan PAKEM pada penyusunan perencanaan ditandai dengan secara bersama-sama guru pendidikan jasmani digugus II Kecamatan Wagir menyusun perencanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum sehingga mereka memiliki sistem perencanaan pembelajaran yang sama. Kedua kinerja guru penjas pada pelaksanaan pembelajaran aktif dilakukan dengan cukup baik namun masih ada kekurangan yang dimiliki bahwa tidak ada satupun guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang pada saat pelajaran berakhir mengajak siswanya untuk menyimpulkan bersama-sama materi yang telah dipelajari hari itu. Ketiga pada pelaksanaan pembelajaran Kreatif masih tergolong cukup baik hal ini dapat dilihat dari guru penjas tidak pernah mengaitkan lingkungan sekitar dengan materi yang diajarkan dan juga guru tidak pernah memakai lingkungan yang ada disekitar sebagai sumber belajar. Keempat pada pelaksanaan pembelajaran efektif termasuk cukup baik dalam pelaksanaannya tetapi juga masih ditemukan pada saat observasi bahwa tidak ada guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang yang mengulas sepintas atau membahas sedikit materi pertemuan yang lalu hanya dengan tujuan agar siswa tidak lupa sebelum menerima materi yang baru Sehingga siswa menjadi kurang mengerti dari materi yang telah dipelajari. Kelima pada pelaksanaan pembelajaran menyenangkan termasuk cukup baik dalam pelaksanaannya tetapi juga masih ditemukan pada saat observasi bahwa tidak ada satupun guru pendidikan jasmani SD Negeri di gugus II Kecamatan Wagir Kabupaten Malang yang mampu membuat cerita-cerita yang bisa membangkitkan rasa ingin tahu siswa terhadap materi yang akan diajarkan. Hal ini menunjukkan kurangnya kreatifitas guru dalam penyampaian materi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapakan agar kinerja guru pendidikan jasmani SD Negeri lebih meningkatkan mutu dan kualitas sistem mengajarnya dengan tujuan siswa dalam mengikuti materi pelajaran menjadi bersemangat dan penuh motivasi karena dengan penggunaan metode belajaar yang tepat dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.