Tugas Akhir
Penelusuran biaya produksi gula dan tetes sebagai produk bersama dengan metode alokasi biaya bersama atas dasar nilai pasar hipotesis pada PTPN X (Persero) PG. Lestari, Kertosono / Prima Tegar Pribadi
Abstrak
Biaya merupakan permasalahan penting dalam sebuah organisasi bisnis baik dalam pendanaan maupun dalam proses produksi. Dalam biaya produksi sangat dibutuhkan ketelitian dalam pencatatan dan pembebanan. Banyak masalah yang timbul dari biaya yang ada jika dikelola secara tidak tepat. Melihat kondisi dalam lapangan terkadang masih banyak para pelaku bisnis yang belum mengetahui masalah alokasi biaya perlakuan produk bersama dan dasar alokasi yang tepat. Untuk mengetahui bagaimana penelusuran dan alokasi yang tepat dalam masalah produk bersama gula dan tetes penulis melakukan penelitian alokasi biaya bersama produk bersama gula dan tetes pada PG. Lestari Kertosono yaitu salah satu perusahaan gula yang bernaung di bawah PT. Perkebunan Nusantara X Surabaya. metode Nilai Pasar Hipotesis telah sesuai dengan teori akuntansi. Dasar pikiran metode tersebut adalah bahwa harga jual suatu produk merupakan perwujudan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam mengolah produk tersebut. Jika salah satu produk terjual lebih tinggi dari pada produk yang lain. Hal ini karena biaya yang dikeluarkan untuk produk tersebut lebih banyak bila dibandingkan dengan produk yang lain. Oleh karena itu menurut metode ini cara yang logis untuk mengalokasikan biaya bersama adalah berdasarkan pada nilai jual relatif masing-masing produk bersama yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dalam rangka kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan) yang dilakukan di PG. Lestari Kertosono dengan objek penelitian adalah produk bersama gula dan tetes. Metode yang digunakan dalam penerapan akuntansi perusahaan adalah metode nilai pasar hipotesis yang digunakan dalam penelusuran alokasi biaya-biaya dalam proses produksi. Perhitungan alokasi biaya bersama dengan metode alokasi biaya bersama dengan harga pasar hipotesis di PG. Lestari adalah dengan melakukan perhitungan mencari prosentase antara nilai produk gula dan tetes. Hal tersebut didapat dengan menjumlah seluruh produksi baik gula maupun tetes. Dengan nilai jumlah masing-masing produk maka dapat diketahui besar prosentase produk untuk gula dan untuk prosentase produk tetes. Selanjutnya menjumlahkan semua biaya yang menjadi dasar biaya untuk alokasi kemudian membagi total biaya sesuai prosentase masing-masing produk (gula dan tetes).