Skripsi
Pengembangan modul pembelajaran sistem regulasi pada manusia berbasis konstruktivisme dengan model learning cycle (siklus belajar) untuk kelas XI IPA SMA Diponegoro Tumpang / Sriwulan
Abstrak
Berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesiadiharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Hal ini karenapendidikan mempunyai peran yang penting dalam meningkatkan sumber dayamanusia sehingga perlu dilakukan pembaharuan pada sistem pendidikan diIndonesia. Pembaharuan tersebut terjadi secara bertahap dan mulai diberlakukanseiring dengan perubahan kurikulum saat ini. Kurikulum yang berlaku saat ini adalahKTSP. KTSP merupakan kurikulum yang dikembangkan oleh sekolah dan komitesekolah yang berpedoman pada standar isi menurut Peraturan Menteri PendidikanNasional no. 22 tahun 2006. Berdasarkan kurikulum yang berlaku guru dituntutmemiliki kreativitas untuk meningkatkan proses pembelajaran di sekolah. Guru harusmengerti dan memahami bahwa potensi dan kemampuan siswa itu berbeda-beda maka diperlukan media yang dapat memfasilitasi kemampuan siswa yang berbedabedatersebut. Modul merupakan media pembelajaran individual yangpembelajarannya dapat disesuaikan dengan kecepatan belajar masing-masing siswa. Modul dapat diterapkan pada berbagai matapelajaran termasuk Biologi. Biologimerupakan salah satu bidang IPA yang menyediakan berbagai pengalaman belajaruntuk memahami konsep dan proses sains. Konsep dan proses tersebut harusdiperoleh sendiri oleh siswa berdasarkan pengalaman belajar yang disediakan olehguru. Salah satu pendekatan yang sesuai untuk memfasilitasi siswa dalammembangun konsepnya sendiri adalah pendekatan konstruktivisme. Dengan demikianguru harus menyediakan fasilitas belajar bagi siswa yang sesuai dengan kecepatanbelajar siswa dan dapat membantu siswa untuk membangun sendiri konsepnya. SMA Diponegoro Tumpang merupakan salah satu sekolah swasta diTumpang yang sedang merintis menuju sekolah berstandar nasional dengan salah satuprogramnya adalah pengembangan modul. Namun modul yang dikembangkan olehpihak sekolah masih sederhana dan bersifat Direct Instruction sehingga masihmemberikan konsep-konsep kepada siswa secara langsung. Selain itu selama inipembelajaran Biologi di SMA Diponegoro Tumpang masih menggunakan LKS daripenerbit sebagai alat untuk belajar siswa. LKS ini masih belum memfasilitasi siswauntuk dapat membangun sendirikonsepnya. Oleh karena itu perlu dilakukanpenelitian pengembangan modul yang bertujuan untuk mengembangkan modulpembelajaran sistem regulasi pada manusia berbasis konstruktivisme dengan modelLearning Cycle (siklus belajar) untuk kelas XI IPA SMA Diponegoro Tumpang.Dengan demikian hasil modul yang dikembangkan dapat menjadi contoh modulIidengan komponen yang lengkap dan berbasis konstruktivisme serta dapatdimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Modul yangdikembangkan adalah modul yang berbasis konstruktivisme dengan model siklusbelajar 4 fase. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembanganprosedural. Prosedur pengembangan yang dilakukan adalah (1) penentuan Standarkompetensi dan kompetensi dasar (2) analisis kebutuhan modul (3) penyusunandraft modul (4) uji coba modul (5) validasi dan (6) revisi modul. Validasi modulyang dikembangkan dilakukan oleh dua orang dosen biologi dan satu orang guruBiologi di SMA Diponegoro Tumpang serta siswa kelas X-4 SMA DiponegoroTumpang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi (1) data kuantitatifberupa skor angket penilaian dan (2) data kualitatif berupa tanggapan atau saran dari validator dan responden.Hasil pengembangan berupa modul pembelajaran sistem regulasi padamanusia berbasis konstruktivisme dengan model Learning Cycle untuk kelas XI IPA SMA Diponegoro Tumpang yang terdiri dari sembilan pembelajaran. Masing-masingpembelajaran disusun sesuai dengan model siklus belajar empat tahap (eksplorasi eksplanasi ekspansi evaluasi) yang berbasis konstruktivisme. Hasil penilaian validator media adalah 55 06% penilaian validator materi adalah 94 44% danpenilaian guru adalah 89 58%. Hasil angket penilaian uji coba siswa adalah 93 27%.Berdasarkan hasil validasi maka dilakukan revisi pada modul yang dikembangkan.Revisi dilakukan dengan mengacu pada saran dan masukan yang diberikan olehvalidator selama proses validasi sehingga hasil akhir dari penelitian ini adalah modulpembelajaran sistem regulasi pada manusia berbasis konstruktivisme dengan modelLearning Cycle untuk kelas XI IPA SMA Diponegoro Tumpang yang telah direvisi.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan untuk dilakukannyapengembangan modul dengan materi lain yang lebih menarik baik menggunakanpendekatan konstruktivisme ataupun dengan pendekatan lain. Dengan demikian akanlebih memperkaya media pembelajaran yang ada di sekolah.