Skripsi
Pengelompokkan klon-klon tebu berdasarkan sifat morfologinya dengan metode analisis cluster jarak euclidean dan fungsi diskriminan / Didik Nurdiansyah
Abstrak
ABSTRAK Nurdiansyah Didik. 2009. Pengelompokkan Klon-Klon Tebu Berdasarkan Sifat Morfologinya dengan Metode Analisis Cluster Berdasarkan Jarak Euclidean dan Fungsi Dikriminan.Skripsi Program Studi Matematika Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs.Susiswo M.Si (II) Ir. Hendro Permadi M.Si. Kata kunci Analisis kelompok identifikasi klon morfologi pengelompokkan. Suatu upaya kuantifikasi dicobakan untuk menstranformasikan data deskriptif morfologi 63 klon tebu menjadi data biner. Analisis multivariate kemudian diterapkan terhadap data hasil transformasi. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk membuka peluang bahwa data morfologi deskriptif yang selama ini hanya digunakan sebagai alat deskripsi klon saja dapat lebih dimanfatkan untuk menduga jarak keragaman dan hubungan kekerabatan genetik antar klon. Analisis statistik dilakukan dengan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data morfologi dapat memberikan informasi genetik lebih mendasar daripada sekedar deskripsi varietas. Jarak genetik keanekaragaman genetik dan hubungan kekerabatan genetik antar varietas dapat dinyatakan secara kuantitatif dari data deskriptif morfologi. Dari 63 klon dapat dikelompokkan menjadi 55 kelompok dengan kisaran derajat kesamaan genetik antar kelompok sebesar 100%. Pada derajat kesamaan sebesar 91% menjadi 32 kelompok pada derajat kesamaan 82% menjadi 15 kelompok pada derajat kesamaan 74% menjadi 4 kelompok dan pada derajat kesamaan 65% menjadi 1 kelompok. Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan data morfologi dapat lebih mendukung program-program pemuliaan di samping sebagai alat deskripsi varietas. Disamping itu pembandingan kesamaan antar varietas secara manual berdasar data morfologi sama hasilnya dengan pembandingan analisis statistik tetapi dilakukan secara lebih cepat. Sedangkan pada fungsi diskriminan dari 19 variabel yang diteliti dapat ditentukan dua belas variabel yang secara signifikan membedakan antara 5 kelompok yang terbentuk yaitu Helai daun permukaan daun tidak berbulu lapisan lilin pelepah sifat lepas dau lapisan lilin ruas ada mata akar melewati puncak mata cincin tumbuh melengkung kedudukan mata pada bekas pangkal kedudukan mata tepi sayap rata rambut tepi basal tidak ada rambut jambul tidak ada.