Skripsi
Pengaruh tingkat risiko saham terhadap return saham pembentuk portofolio optimal (studi pada industri perbankan yang terdaftar di BEI pada tahun 2004-2007) / Muamar Kadafi
Abstrak
ABSTRAK Kadafi Muamar. 2009. Pengaruh Tingkat Risiko Saham Terhadap Return Saham Pembentuk Portofolio Optimal (Studi Pada Saham Industri Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Pada Tahun 2004-2007). Skripsi. Jurusan Menejemen Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. F Danardana Murwani M.M. Pembimbing (II) Yuli Soesetio S.E. M.M. Kata kunci tingkat risiko saham return saham pembentuk portofolio optimal Return adalah keuntungan yang akan diperoleh dari investasi dimana return dapat dibedakan menjadi return realisasi dan return ekspektasi. Tingkat return yang digunakan dalam penelitian ini adalah return realisasi bulanan rata-rata atau yang disebut return ekspektasi karena dalam investasi return yang dapat diterima di masa akan datang lebih diperhitungkan. Risiko adalah penyimpangan antara return yang diharapkan dengan return yang benar-benar diterima. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah risiko sistematis karena beta tidak dapat dihilangkan dengan melakukan diversifikasi. Bagian risiko yang hilang karena diversifikasi menjadi tidak relevan dalam pengukuran risiko hanya risiko yang tidak dapat hilanglah yang relevan. Portofolio Optimal adalah portofolio efisien yang menyedikan kepuasan tertinggi yang dapat dinikmati oleh investor. Saham-saham yang masuk dalam kandidat portofolio optimal adalah saham yang menghasilkan ERB sama dengan atau lebih besar dari Cutting point. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tingkat risiko saham terhadap return saham pembentuk portofolio optimal pada industri perbankan yang terdaftar di BEI pada tahun 2004-2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko berpengaruh secara signifikan terhadap return saham pembentuk portofolio optimal. Dapat diketahui juga hubungan kedua variabel positif tetapi tidak cukup kuat dengan tingkat determinasi variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 0.098 (9.8%). Berdasarkan hasil Penelitian disarankan kepada investor hendaknya memilih kapan waktu yang tepat untuk melakukan transaksi dalam pasar modal. Selain itu terlebih dahulu memadukan metode indeks tunggal dengan metode-metode yang lain. Dalam pengambilan keputusan investasi hendaknya tidak hanya mempertimbangkan tingkat risiko saham saja tetapi juga mempertimbangkan kondisi kinerja perusahaan dan kondisi pasar. Dan bagi peneliti selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel-variabel lain yang mungkin lebih berpengaruh saham pembentuk portofolio optimal. Selain itu dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kinerja dari portofolio optimal.