Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA D SMA Negeri 1 Pamekasan / Lailatul Fitriyah
Abstrak
Pemerintah telah melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya adalah melalui pembaharuan kurikulum yang berkesinambungan dimana Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan penyempurnaan dari Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004. Dengan kurikulum ini pembelajaran sudah berpusat pada siswa (student centered) bukan teacher centered. Pada kenyataannya guru kurang memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa sehingga motivasi dan hasil belajar siswa cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontekstual dan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontekstual terhadap peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus pembelajaran masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Pamekasan kelas XI IPA D semester II tahun ajaran 2008/2009. Pengumpulan data menggunakan soal tes lembar observasi angket dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pada pelaksanaan pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontekstual belum bisa diterapkan strategi REACT dengan baik (2) Pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu 82 3% (siklus 1) meningkat menjadi 89 9% (siklus 2). Berdasarkan angket pendapat siswa ternyata siswa lebih senang terhadap pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontestual daripada pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sebelumnya (3) Pembelajaran kooperatif model STAD dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar sebesar 86% dan rata-rata kelas 83 2 (siklus 1) meningkat menjadi 97 7% dan rata-rata kelas 87 6 (siklus 2).