Tugas Akhir
Analisis sistem penerimaan dan pengeluaran kas sebagai alat pengendalian intern pada PT. Telkom Kandatel Blimbing-Malang / Bayu Silvi Indriani
Abstrak
PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk (PT. TELKOM) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa Telekomunikasi untuk umum dalam negeri yang merupakan perusahaan publik di Indonesia. Kegiatan usaha PT. TELKOM dalam menyelenggarakan jasa telekomunikasi dalam negeri tersebut meliputi telepon teleks satelit sirkit langganan surat elektronik jasa komunikasi bergerak dan seluler. Dalam era pasar bebas yang mendominasi dunia saat ini bagi PT. TELKOM sulit untuk bias memenangkan persaingan pasar jika tidak memberikan layanan terbaik pada pelanggannya. Sebagai perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia PT. TELKOM menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line) jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless) jasa telepon bergerak (cellular) data dan internet dan network serta interkoneksi baik secara langsung maupun perusahaan asosiasi. Dalam peranannya sebagai pusat pelayanan dan pengembangan dalam bidang komunikasi tersebut Telkom bertugas mempertahankan dan mengembangkan pelayanannya terhadap konsumen karena dalam bidang jasa kepuasan konsumen lebih diutamakan. Telkom semakin berusaha meningkatkan mutu dan kualitas jasa serta mengembangkan keanekaragaman jenis jasa. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan perlu memperhatikan supaya laba yang dihasilkan dapat lebih maksimal dari tahun ke tahun untuk mempertahankan kesejahteraan perusahaan pertumbuhan dan kelangsungan hidup perusahaan. Usaha untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dalam krisis global saat ini menuntut perusahaan untuk bersaing di pasar yang memerlukan strategi untuk memanfaatkan peluang menutup kelemahan dan menetralisasi hambatan dalam dinamika bisnis yang dihadapi. Semua itu dapat dilakukan apabila melakukan pengambilan keputusan yang didasarkan pada masukan-masukan yang objektif. Diantara sekian banyak faktor yang menjadi masukan dalam pengambilan keputusan adalah masukan yang berasal dari yang berasal dari sistem informasi akuntansi karena untuk mencapai keberhasilan perusahaan sangat ditentukan oleh sistem informasi akuntansi yang ada.