Skripsi
Pelaksanaan evaluasi hasil belajar pada mata pelajaran seni budaya sub bidang studi seni rupa di SMP Negeri 5 Malang / Ratih Padma Sari
Abstrak
Dalam KTSP seni rupa merupakan salah satu komponen dari mata pelajaran Seni Budaya. Mata pelajaran Seni Budaya sub bidang studi Seni Rupa bertujuan agar siswa mampu menggunakan kepekaan inderawi dan intelektual dalam memahami mempresentasikan keragaman gagasan teknik materi dan keahlian berkarya seni rupa serta berekspresi dengan beragam teknik dan medium seni rupa. Penilaian pada mata pelajaran Seni Budaya sub bidang studi Seni Rupa meliputi teori dan praktek baik dari segi hasil maupun proses. Pada prakteknya baik prosedur teknik maupun alat evaluasi yang digunakan guru satu dengan lainnya bisa berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang ingin mengetahui bagaimana pelaksanaan evaluasi hasil belajar yang dilakukan guru mata pelajaran Seni Budaya sub bidang studi Seni Rupa di SMP Negeri 5 Malang tentang prosedur pelaksanaan evaluasi serta teknik dan alat yang digunakan dalam evaluasi hasil belajar. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan lembar observasi. Analisis yang digunakan adalah analisis data yaitu dengan cara induksi interpretasi konseptualisasi. Hasil dari penelitian menunjukkan hal-hal berikut (1) guru mata pelajaran Seni Budaya sub bidang Studi Seni Rupa di SMPN 5 Malang menggunakan prosedur evaluasi yang sama hanya cara pelaksanaannya yang berbeda (2) teknik evaluasi yang digunakan oleh guru mata pelajaran Seni Budaya sub bidang Studi Seni Rupa di SMPN 5 Malang dalam mengevaluasi hasil belajar menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik yang digunakan dalam evaluasi hasil belajar pada kompetensi mengapresiasi antara lain tes tulis tes identifikasi dan observasi sedangkan teknik yang digunakan dalam evaluasi hasil belajar pada kompetensi berekspresi antara lain tes tulis keterampilan tes petik kerja tugas rumah proyek dan observasi. Alat evaluasi yang dipakai antara lain presensi siswa dan format penilaian dengan skala rentang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka penulis menyarankan sebagai berikut (1) tahapan guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa diharapkan tidak berhenti sampai memasukkan nilai pada rapor saja tetapi juga memanfaatkan hasil evaluasi untuk memotivasi siswa (2) evaluasi dalam bentuk praktek baik kompetensi mengapresiasi maupun berekspresi diharapkan bisa seobjektif mungkin dengan cara membuat format pengamatan penilaian baik skala rentang maupun daftar cek.