Tugas Akhir
CDI (Capacitive Discharge Ignition) doubleband untuk motor 4 langkah berbasis mikrokontroler atmega8 / Ahmad Yuni Alfan
Abstrak
ABSTRAK AHMAD YUNI ALFAN.2008. CDI (Capacitive Discharge Ignition) Doubleband berbasis Mikrokontroler ATMega8. Proyek Akhir. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Ahmad Fahmi S.T. M.T.. (II)Didik Dwi Prasetya S.T. M.T. Kata Kunci IC MC 3406363 Mikrokontroler AVR ATmega8. Perkembangan dunia otomotif khususnya motor meningkat sangat pesat. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya motor berbagai jenis yang beredar di masyarakat Indonesia juga dengan maraknya kegiatan roadrace di negara ini. Dengan demikian kebutuhan akan spare part sepeda motor pun meningkat. Salah satu spare part yang penting pada motor adalah CDI yang mana spare part ini memiliki harga yang cukup mahal walaupun untuk CDI aftermarket. CDI (Capacitive Discharge Ignition) merupakan salah satu piranti elektronik yang terdapat pada sepeda motor yang berfungsi mengatur pembakaran pada ruang bakar mesin. CDI Doubleband berarti didalam CDI ini terdapat dua peta pengapian motor yang bisa diterapkan pada motor roadrace ataupun dua tipe motor yang berbeda. CDI dibuat dengan menggunakan rangkaian DC to DC Converter yang berupa IC MC 3406363 trafo sebuah dioda penyearah dan sebuah kapasitor. Kemudian dari DC to DC Converter tersebut muatan akan diisi kan pada kapasitor tegangan pada kapasitor akan dinaikkan oleh koil pengapian motor diteruskan ke busi. Sebagai pengatur pengapian digunakan mikrokontroler ATMega8 yang bekerja dengan masukan sinyal pulser yang mengindikasikan RPM mesin. Dari RPM yang didapat tersebut akan ditentukan suatu waktu tunda agar tercapai derajat pengapian sesuai keinginan dengan menggunakan metode look up table. Dari rangkaian CDI tersebut didapat suatu CDI yang memiliki tegangan keluaran 180 V- 380 V dimana tegangan keluaran kapasitor tersebut masih berada diatas batas yang diinginkan yaitu 100 V. Error timming pengapian terbesar pada penentuan timming pengapian 0 5 persen dan terkecil 0 125 persen yang mana kesalahan ini dapat ditolelir. Mikrokonreoler AVR ATmega8 diisi dengan program yang sesuai dengan motor yang digunakan pada tugas akhir ini yaitu motor Yamaha. Hasil akhir tugas akhir ini yaitu membuat CDI yang telah dibuat bisa diaplikasikan pada motor Yamaha Mio tersebut.