Tugas Akhir
Sifat organoleptik tahu suhu dengan jumlah pemakaian bahan penggumpal (koagulan) yang berbeda / Dyah Ayu Pradnya Paramitha
Abstrak
ABSTRAK Paramitha Dyah Ayu P. 2009. Sifat Organoleptik Tahu Susu Sapi Dengan Jumlah Pemakaian Bahan Penggumpal (Koagulan) Yang Berbeda. Tugas Akhir Program Studi Tata Boga Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Titi Mutiara Kiranawati M. P. (II) Dra. Wiwik Wahyuni M. Pd. Kata Kunci Tahu Susu Susu Sapi Asam Cuka Organoleptik Tahu susu merupakan hasil olahan air susu yang mempunyai bentuk dan warna mirip tahu kedelai namun teksturnya atau kekenyalan lebih halus dari tahu kedelai dan baunya lebih menyerupai bau keju. Tahu susu dapat dibuat dari air susu yang telah asam atau air susu yang tidak dapat dipasarkan karena berkualitas rendah atau rusak. Penggumpalan protein susu oleh asam cuka atau asam asetat akan berlangsung secara cepat dan serentak diseluruh bagian cairan susu. Tahu susu diproduksi dengan memanfaatkan protein susu yaitu akan menggumpal bila bereaksi dengan asam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen pembuatan tahu susu dengan pemakaian asam cuka 1% 1 5% dan 2% dari jumlah total susu sapi. Masing-masing perlakuan dilakukan tiga kali pengulangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat organoleptik yang meliputi rasa warna dan tekstur melalui uji mutu hedonik dan uji hedonik. Data yang telah diperoleh dianalisis dengan analisis sidik ragam dan Duncan s Multiple Range Test (DMRT). Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat nyata terhadap rasa warna dan tekstur antara tahu susu dengan pemakaian asam cuka 1% 1 5% dan 2%. Hasil uji mutu hedonik terhadap rasa dan tekstur menunjukkan bahwa tahu susu dengan pemakaian asam cuka 1 5% menempati skor tertinggi yaitu dengan rasa gurih dan tekstur padat kecuali warna tahu susu skor tertinggi adalah tahu susu dengan pemakaian asam cuka 1% yaitu dengan warna putih susu. Sedangkan dari uji hedonik panelis menyukai rasa dan tekstur tahu susu yaitu dengan pemakaian asam cuka 1 5% warna dari tahu susu yang banyak disukai panelis adalah tahu susu sapi dengan pemakaian asam cuka 1%. Saran bagi peneliti selanjutnya perlu memperkenalkan produk tahu susu supaya dapat diterima di masyarakat serta membuat kemasan yang sesuai dengan produk tahu susu supaya dapat dijual di pasaran. Bagi masyarakat yang akan membuat tahu susu untuk menghasilkan tahu susu yang memiliki rasa gurih warna putih susu dan tekstur yang padat yaitu tahu susu dengan pemakaian asam cuka 1 5%.Khusus Program Studi Tata Boga produk tahu susu yang diteliti dapat dijadikan sebagai pengetahuan untuk materi matakuliah Teknologi Pengolahan Makanan Industri.