Skripsi
Dampak remitensi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) luar negeri bagi peningkatan SDM di daerah asal (studi kasus di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro) / Dedi Aktur Rokhman
Abstrak
Seiring tingginya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia berdampak terhadap masalah-masalah pengangguran kemiskinan migrasi dan sektor-sektor kependudukan lainya terutama faktor tenaga kerja. Dengan laju pertumbuhan penduduk tinggi secara langsung akan berdampak terhadap perkembangan angkatan kerja dan kesempatan kerja. Berdasarkan statistik ketenagakerjaan bahwa masalah krusial yang dihadapi oleh pasar kerja Indonesia sampai saat ini adalah masalah pengangguran. Bukan saja jumlahnya sangat besar tetapi juga karena rata-ratanya yang cukup tinggi. Lapangan kerja dalam negeri ini tergolong kurang untuk mengimbangi jumlah angkatan kerja yang semakin meningkat. Hal ini terjadi karena sektor industri yang ada belum mampu menyerap seluruh tenaga kerja yang ada di Indonesia sehingga banyak sekali terjadi pengangguran. Kondisi inilah yang memicu mereka untuk melakukan migrasi keluar negeri dengan menjadi Tenaga Kerja Indonesia luar negeri (TKI) sebagai alternatif solusi mengenai tingginya angka pengangguran yang dapat menambah kesejahteraan TKI beserta keluarganya. Dari migrasi ini memunculkan kiriman ke daerah asal (Remiten) yang akan dialokasikan dalam kegiatan publik maupun domestik. Besarnya jumlah penghasilan dari TKI yang dikirimkan pada warganya di kampung halaman akan berdampak terhadap perubahan kondisi keluarga TKI di daerah asal baik dari segi sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak remitensi TKI luar Negeri bagi peningkatan SDM keluarga TKI di daerah asal. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Subyek penelitian ini adalah orang-orang yang satu atau lebih dari anggota keluargnya menjadi TKI di luar negeri yaitu sebanyak 45 keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kasus. Prosedur pengumpulan data yang dipakai ialah wawancara dokumentasi dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif yaitu analisis non-statistik tentang dampak remitensi TKI bagi peningkatan SDM keluarga TKI di daerah asal dan metode analisis deskriptif yaitu analisis untuk memperoleh gambaran selengkapnya tentang dampak remitensi TKI bagi peningkatan SDM keluarga TKI di daerah asal. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa karakteristik sosial ekonomi keluarga dan individu TKI adalah sebagian besar berada pada usia produktif dengan tingkat pendidikan masih rendah yaitu SMP dan sebagian besar keluarga bermatapencaharian sebagai petani. Pola pengiriman remitensi TKI melalui jalur perbankan dan kadang-kadang menitipkan pada teman yang pulang. Pola penggunaan remitensi dialokasikan untuk kegiatan konsumsi pangan dan non-pangan juga untuk kegiatan produktif. Sedangkan dampak dari remitensi TKI adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia khususnya pendidikan kesehatan dan ekonomi keluarga TKI di daerah asal. Dengan adanya remitensi dari TKI di luar Negeri kondisi pendidikan kesehatan dan ekonomi keluarga TKI semakin baik. Saran dari Penulis hendaknya Pemda Kabupaten Bojonegoro memberikan usaha pemSbinaan dan pelatihan bagi keluarga migran (TKI) yang tinggal di daerah asal untuk meningkatkan kemauan mereka mengalokasikan remiten dalam kegiatan produktif. Masih minimnya pendidikan para TKI menyebabkan mereka hanya mampu bekerja di sektor informal. Oleh karena itu perlu upaya peningkatan keterampilan para TKI oleh BNP2TKI dan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi sehingga mereka mampu bekerja di sektor formal dengan penghasilan yang lebih baik.