Skripsi
Pengaruh sabun aluminium (Jat Oil-AlCl3) terhadap viskositas pelumas / Deddy Fitrayadi
Abstrak
ABSTRAK Fitrayadi Deddy. 2009. Pengaruh Sabun Aluminium (Jat Oil-AlCl3) terhadap Viskositas Pelumas. Skripsi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sutrisno M. Si. (II) Drs. Sumari M. Si. Kata kunci sabun aluminium viskositas pelumas jarak pagar (Jatropha curcas Linn) Sabun aluminium merupakan salah satu jenis sabun yang telah dikembangkan dan memiliki fungsi yang berbeda dengan sabun alkali. Salah satu sabun aluminium yang telah berhasil disintesis adalah sabun aluminium dari minyak jarak pagar dengan aluminium klorida yang di sebut sabun aluminium (Jat Oil-AlCl3). Pelumas merupakan campuran hidrokarbon yang mengandung parafin naftena aromatik dan bahan aditif yang berfungsi untuk memperbaiki sifat-sifat pelumas tersebut. Uji potensi aluminium oleat dan aluminium stearat untuk memperkecil penurunan viskositas akibat pengaruh temperatur pada pelumas motor bensin dan diesel telah berhasil dilakukan. Berdasarkan keberhasilan uji potensi aluminium oleat dan aluminium stearat tersebut serta keberhasilan sintesis sabun aluminium (Jat Oil-AlCl3) maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan sabun aluminium (Jat Oil-AlCl3)) terhadap viskositas pelumas dan perubahan viskositasnya akibat pengaruh temperatur. Penelitian ini merupakan survai laboratoris yang dilakukan dengan metode eksperimen di laboratorium. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah (1) uji kelarutan sabun aluminium dalam pelumas (2) pengukuran densitas pelumas (3) pengukuran viskositas pelumas (4) penentuan viskositas kinematik (5) analisis perubahan viskositas pelumas akibat pengaruh temperatur berdasarkan dari grafik viskositas kinematik terhadap temperatur koefisien temperatur viskositas (VTC Viscosity Temperature Coefficient) persamaan Walther dan angka viskositas (VN Viscosity Number). Kelarutan optimum sabun aluminium (Jat Oil-AlCl3) dalam pelumas mentah terdapat pada konsentrasi 0 50%. Penambahan sabun aluminium dapat meningkatkan viskositas pelumas dan angka kekentalan pelumas baik SAE maupun ISO serta dapat memperkecil penurunan viskositas pelumas akibat pengaruh temperatur. Hal ini berdasarkan empat tinjauan yaitu (1) penurunan kurva pada grafik viskositas kinematik terhadap temperatur semakin kecil (2) penurunan nilai koefisien temperatur viskositas (VTC) (3) gradien yang relatif semakin kecil dari grafik pada persamaan Walther (4) kenaikan angka viskositas (VN).