Skripsi
Alasan warga belajar berpartisipasi dalam program pelatihan shalat khusyuk yang diselenggarakan tabloid Nurani di Royal Plasa Surabaya / Heriyanto
Abstrak
Pendidikan merupakan aktifitas menyampaikan pengetahuan kecakapan dan mengubah sikap dari yang memiliki kemampuan lebih kepada yang memiliki kemampuan kurang dari orang dewasa kepada yang belum dewasa. Dalam makna yang umum pendidikan dapat diberi arti sebagai komunikasi terorganisasi dan berkelanjutan yang disusun untuk menumbuhkan kegiatan belajar. Salah satu ciri manusia yang berkualitas dapat dicapai melalui proses pendidikan. Agar tingkat keberhasilan pendidikan bisa optimal maka perlu diselengarakan lembaga-lembaga pendidikan formal nonformal maupun informal. Pendidikan Non Formal merupakan satuan pendidikan yang diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagi pengganti penambah atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Salah satu jenis pendidikan nonformal yang ada dalam masyarakat yaitu program pelatihan sholat khusyuk. Program pelatihan sholat khusyuk merupakan salah satu pendidikan luar sekolah yang sangat potensial untuk dikembangkan mengingat semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk lebih mendalami pendidikan keagamaan. Fokus penelitian yaitu (1) Bagaimana partisipasi warga belajar terhadap program pelatihan sholat khusyuk yang diselenggarakan tabloid Nurani di Royal Plasa Surabaya dan (2)Alasan-alasan apa saja yang mendukung warga belajar berpartisipasi dalam program pelatihan sholat khusyuk yang diselenggarakan tabloid Nurani di Royal Plasa Surabaya Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendiskripsikan partisipasi warga belajar terhadap program pelatihan sholat khusyuk yang diselenggarakan Tabloid Nurani di Royal Plasa Surabaya dan (2) Mendiskripsikan alasan-alasan yang mendukung warga belajar berpartisipasi dalam program pelatihan sholat khusyuk yang diselenggarakan tabloid Nurani di Royal Plasa Surabaya. Lokasi penelitian ini di Royal Plasa Surabaya Jl. Ahmad Yani Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah fenomenologis. Ada 3 (tiga) teknik yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data penelitian yaitu (1) teknik wawancara (2) teknik observasi dan (3) teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan sebagai berikut (1) Partisipasi warga belajar dalam mengikuti progam pelatihan shalat khusyuk cukup tinggi (2) Alasan-alasan yang mendasari warga belajar dalam mengikuti pelatihan yaitu karena adanya motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik timbul karena adanya pemahaman tentang pentingnya kekhusyuan dalam menjalankan ibadah sholat karena selama ini warga belajar merasa kuailitas sholatnya kurang baik dan belum bisa menggapai kekhusyuan sehingga muncul perasaan bersalah dan takut sholat yang mereka kerjakan tidak mendapat ridho dari Alloh. Berawal dari kegelisahan tersebut kemudiam warga belajar berpartisipasi dalam pelatihan ini dengan tujuan mereka bisa mengerjakan sholat dengan khusyuk setelah mengikuti pelatihan sedangkan motivasi ekstrinsik ditemukan ada alasan yaitu (a) program pelatihan sholat khusyuk mudah diketahui karena diiklankan di tabloid Nurani (b) tempat pelatihan diselenggarakan di pusat perbelajaan yaitu di Royal plasa Surabaya (c) adanya rekomendasi dari orang lain yang pernah mengikuti pelatihan dan (d) tempat pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan (e) penyampaian materi oleh trainer yang menyenangkan dan mudah dimengerti. Saran yang dapat disumbangkan dalam penelitian ini (1) bagi lembaga pelatihan shalat khusyuk tabloid nurani penyelenggaraan program pelatihan shalat khusyuk sudah cukup baik karena bisa meningkatkan partisipasi peserta pelatihan sebaiknya hal tersebut dipertahankan dan lebih ditingkatkan (2) bagi jurusan Pendidikan Luar sekolah jurusan Pendidikan Luar Sekolah hendaknya mendorong mahasiswanya untuk belajar tentang partisipasi warga belajar pada program-program pendidikan luar sekolah dan (3) bagi peneliti lain Mengingat keterbatasan penelitian bagi peneliti lain yang berniat mengembangkan dapat membahas penelitian ini lebih mendalam seperti proses tahapan pelaksanaan pelatihan.