Skripsi
Pengaruh free cash flow, kebijakan hutang, dan return on asset (ROA) terhadap kebijakan dividen (studi kasus pada perusahaan manufaktur yang go public di BEJ periode tahun 2003 sampai dengan tahun 2005) / Elok Rizki Rahayuningtias
Abstrak
ABSTRAK Rahayuningtias Elok Rizki. 2008. Pengaruh Free Cash Flow Kebijakan Hutang dan Return on Asset (ROA) Terhadap Kebijakan Dividen (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Go Public di Bursa Efek Jakarta Periode Tahun 2003 Sampai Dengan Tahun 2005). Skripsi Jurusan Manajemen Konsentrasi Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. M. Hari MSi. (II) Subagyo SE SH MM. Kata kunci Free Cash Flow Kebijakan Hutang Return on Asset (ROA) dan Kebijakan Dividen. Kebijakan dividen merupakan informasi yang sangat dibutuhkan oleh berbagai pihak seperti pemegang saham investor kreditor serta pihak eksternal lainnya yang berkepentingan dengan perusahaan. Hal ini dikarenakan masing-masing pihak memiliki kepentingan yang berbeda-beda atas jumlah dividen yang harus dibayarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Free Cash Flow kebijakan hutang dan Return on Asset terhadap kebijakan dividen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang go publik di Bursa Efek Jakarta periode tahun 2003 sampai dengan tahun 2005. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling dimana teknik penentuan sampelnya dilakukan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu yang disesuaikan dengan tujuan penelitian sehingga diperoleh seanyak 13 perusahaan sebagai sampel. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) melalui Indonesian Capital Market Directory (ICMD) tahun 2004 sampai dengan tahun 2006. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Free Cash Flow kebijakan hutang dan Return on Asset berpengaruh negatif signifikan terhadap kebijakan dividen. Dan secara simultan ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Hal ini menunjukkan bahwa sebelum menetapkan kebijakan dividen manajer mempertimbangkan Free Cash Flow kebijakan hutang dan Return on Asset. Dari hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 43 1% variasi dari kebijakan dividen bisa dijelaskan oleh ketiga variabel independennya yakni Free Cash Flow kebijakan hutang dan Return on Asset (ROA). Sedangkan sisanya sebesar 56 9% dijelaskan oleh faktor lain atau variabel-variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk menambah variabel independen seperti kepemilikan institusional ukuran perusahaan dan variabel lainnya yang berkaitan dengan dividen. Selain itu disarankan pula untuk mengembangkan sampel yang lebih besar lagi.