UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh dana pihak ketiga, penawaran kredit, nilai tukar, suku bunga sertifikat Bank Indonesia, rasio kecukupan modal (CAR) terhadap fungsi intermediasi keuangan perbankan pada perusahaan perbankan yang go public periode 2002-2007 / Adi Tulus Susanto

Susanto, Adi Tulus - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Susanto Adi Tulus 2009. Pengaruh Dana Pihak Ketiga Penawaran Kredit Nilai Tukar Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia Rasio Kecukupan Modal (CAR) Terhadap Fungsi Intermediasi Keuangan Perbankan Pada Perusahaan Perbankan yang Go Public di BEI Periode 2002 2007. Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I). Subagyo SE SH M.M (II). Ely Siswanto S.Sos M.M. Kata Kunci Dana Pihak Ketiga Kredit Nilai Tukar Suku Bunga SBI CAR LDR Intermediasi keuangan merupakan sebuah fungsi untuk menghubungkan atau perantara antara pemilik modal dengan pencari modal sisi yang mengalami kelebihan dana dengan sisi yang mengalami kekurangan dana. Fungsi intermediasi ini bisasanya dijalankan oleh lembaga keuangan khususnya bank. Bank merupakan lembaga keuangan yang menjalankan fungsi intermediasi keuangan yaitu dengan menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit. Fungsi intermediasi keuangan bank dapat diukur dengan menghitung Loan Deposit Ratio (LDR). Sebelum krisis fungsi intermediasi keuangan yang dijalankan oleh bank berjalan baik akan tetapi krisis yang ditandai dengan penurunan nilai tukar rupiah terhadap dollar menyebabkan fungsi intermediasi keuangan terganggu. Masalah pertama yang timbul apakah Dana Pihak Ketiga penawaran kredit nilai tukar suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan Rasio Kecukupan Modal (CAR) mempunyai pengaruh baik secara parsial maupun simultan terhadap fungsi intermediasi keuangan perbankan atau Loan Deposit Ratio. Masalah kedua adalah dari beberapa variabel bebas adakah variabel bebas yang berpengaruh dominan terhadap fungsi intermediasi keuangan perbankan. Penelitian yang dilakukan menggunakan obyek bank. Populasi adalah jumlah bank yang ada di Indonesia sedangkan sampel yang diambil secara purposive adalah bank yang go public di BEI. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi yaitu dengan mengumpulkan data secara sekunder yang meliputi laporan keuangan bank. Variabel yang digunakan yaitu variabel bebas yang terdiri dari Dana Pihak Ketiga penawaran kredit nilai tukar suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan Rasio Kecukupan Modal (CAR) dan variabel terikat yang berupa Loan to Deposit Ratio. Uji asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas multikolinearitas uji autokorelasi dan uji heterokedastisitas. Analisa data menggunakan bantuan software SPSS version 12. Hasil pengujian asumsi klasik menunjukkan bahwa persaman regresi linier berganda tidak terdapat masalah normalitas multikolinearitas autokorelasi dan heteroskedastisitas. Analisa yang digunakan untuk memecahkan masalah pertama adalah uji t. Berdasarkan hasil perhitungan maka variabel dana pihak ketiga dan penawaran kredit mempunyai pengaruh secara parsial terhadap variabel terikat sedangkan variabel nilai tukar suku bunga Sertifikat Bank Indonesia dan rasio kecukupan modal (CAR) tidak dapat diinterpretasikan karena nilai koefisien variabel tersebut tidak signifikan. Secara simultan variabel bebas mempunyai pengaruh terhadap variabel terikat. Pemecahan masalah kedua dilakukan dengan melihat koefisien beta standar maka dapat diketahui bahwa variabel penawaran kredit mempunyai pengaruh paling dominan terhadap variabel terikat atau dapat dikatakan penawaran kredit memegang peranan penting dalam peningkatan fungsi intermediasi keuangan perbankan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut dengan variabel sampel dan periode penelitian yang berbeda. Agar fungsi intermediasi keuangan perbankan dapat meningkat maka pemerintah melalui Bank Indonesia selaku otoritas moneter diharapkan mampu mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tepat khususnya dalam peningkatan penyaluran kredit khususnya kredit pada sektor UMKM. Pemerintah juga diharapkan dapat menjaga iklim usaha agar investasi dapat berjalan baik dengan sektor perbankan sebagai lembaga keuangan yang berfungsi sebagai financial intermediary.


Informasi Detail
DDC
Rs 332.1 SUS p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen Keuangan, 2009.
Deskripsi Fisik
xi, 126 + [6] lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03315/KI/09
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. BANK - KEUANGAN, INTERMEDIASI
Pembimbing
1. SUBAGYO ; 2. ELY SISWANTO
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik