Skripsi
Pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham industri makanan dan minuman (food and beverage industries) di Bursa Efek Indonesia / Faridha Yuniati
Abstrak
ABSTRAK Yuniati Faridha. 2009. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Industri Makanan dan Minuman (Food and Beverage Industries) Di Bursa Efek Indonesia. Pembimbing (I) Dr. Nurika Restuningdiah S.E. Ak M.Si (II) Yuli Widhi Astuti S.E. M.Si. Ak. Kata Kunci Kinerja Keuangan Harga Saham. Para investor yang akan berinvestasi dalam bentuk saham memerlukan informasi-informasi yang akurat sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan. Kinerja keuangan perusahaan merupakan salah satu faktor yang dilihat investor untuk menentukan pilihan dalam membeli saham. Dengan analisis terhadap laporan keuangan investor dapat menentukan pilihan tepat yang menurut penilaiannya memiliki prospek yang menguntungkan. Berdasarkan pernyataan tersebut untuk mengetahui seberapa besar kinerja keuangan perusahaan dalam mempengaruhi tingkat harga sahamnya maka penulis tertarik melakukan penelitian yang berkaitan dengan kinerja keuangan perusahaan dan tingkat harga saham yang ada di Indonesia khususnya dalam perusahaan publik yang tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dipilihnya perusahaan makanan dan minuman karena industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mempunyai peluang untuk tumbuh dan berkembang dengan pesat karena potensi pasarnya dari tahun ke tahun makin berkembang. Produksi makanan dan minuman akan dibeli dalam keadaan apapun serta merupakan kebutuhan pokok dan kegiatan produksinya tetap eksis dan stabil meskipun Indonesia mengalami krisis ekonomi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listing di Bursa Efek Indonesia pada periode 2005-2007. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu pemilihan sampel secara tidak acak yang informasinya diperoleh dengan pertimbangan tertentu yang pada umumnya disesuaikan dengan tujuan atau masalah tertentu. Berdasarkan populasi tersebut kemudian dipilih 16 perusahaan yang akan menjadi sampel penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi berganda dan uji t untuk mengetahui signifikansi hasil pengujian. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa Total Assets Turnover (TAT) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Variabel Quick Ratio (QR) Debt to Total Assets Ratio (DTAR) dan Return On Investment (ROI) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan secara simultan variebel Total Assets Turnover (TAT) Quick Ratio (QR) Debt to Total Assets Ratio (DAR) dan Return On Investment (ROI) berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan untuk penelitian lebih lanjut perlu dilakukan terhadap variabel kinerja keuangan perusahaan yang lebih luas dan tidak hanya menggunakan analisis fundamental tetapi juga analisis teknikal sehingga lebih berpengaruh terhadap harga saham.