Skripsi
Pengaruh gaya kepimimpinan terhadap semangat kerja karyawan (Studi pada karyawan PT. PLN (Persero) APJ Ponorogo) / Rahma Puspita N.F.D.
Abstrak
ABSTRAK Puspita Rahma. 2009. Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan (Studi Pada PT. PLN APJ Ponorogo). Skripsi Program Studi S1 Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Moh. Arief M.Si (II) Drs. I Nyoman Suputra M.Si Kata Kunci Gaya Kepemimpinan Semangat Kerja. Dalam setiap kegiatan organisasi manusia merupakan aset utama yang memiliki pengaruh besar bagi kemajuan organisasi. Oleh karena itu manusia perlu dikelola secara tepat agar sumber daya manusia yang ada dapat memberikan manfaat bagi organisasi. Setiap organisasi tentunya mengharapkan karyawan dapat menjalankan kewajiban agar mencapai tujuan organisasi. Namun dipihak lain perusahaan tidak boleh melupakan hak-hak karyawan sehingga karyawan nyaman dalam perusahaan tersebut. Manajemen sumber daya manusia merupakan penerapan pendekatan dimana diharapkan secara bersama-sama dapat terwujud keseimbangan antara tujuan organisasi dan karyawan. Pengelolaan sumber daya tersebut tentu perlu adanya dukungan dari semua aspek sumber daya manusia baik karyawan maupun pimpinan. Perlu adanya pendekatan dari atas ke bawah agar kelemahan-kelemahan yang ada dapat diperbaiki. Organisasi atau perusahaan menghadapi masalah bagaimana karyawan dapat memiliki motifasi untuk melaksanakan tugas-tugasnya dan bagaimana pimpinan dapat menggerakkan karyawan sehingga tercapai apa yang menjadi tujuan perusahaan. Untuk mencapai tujuan perusahaan diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang tepat seorang pemimpin yang dapat mengarahkan bawahannya agar memiliki motifasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh variabel gaya kepemimpinan direktif terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo 2) Mengetahui pengaruh variabel gaya kepemimpinan suportif terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo 3) Mengetahui pengaruh variabel gaya kepemimpinan orientasi pencapaian terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo 4) Mengetahui pengaruh variabel gaya kepemimpinan partisipatif terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo 5) Mengetahui pengaruh variabel gaya kepemimpinan direktif gaya kepemimpinan suportif gaya kepemimpinan orientasi pencapaian gaya kepemimpinan partisipatif secara simultan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo 6) Mengetahui pengaruh variabel gaya kepemimpinan yang berpengaruh dominan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. PLN APJ Ponorogo yang berjumlah 32 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi kuisioner interview dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi berganda sedangkan untuk menguji uji hipotesisnya menggunakan uji F dan uji t. Program analisis datanya menggunakan SPSS 15.00 for Windows. Hasil analisis bahwa 1) Gaya kepemimpinan direktif mempunyai pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo. 2) Gaya kepemimpinan suportif mempunyai pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo 3) Hasil penelitian membuktikan bahwa gaya kepemimpinan orientasi pencapaian mempunyai pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo. 4) Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan partisipatif mempunyai pengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo. 5) Variabel Gaya Kepemimpinan Direktif (X1) Gaya Kepemimpinan Suportif (X2) Gaya Kepemimpinan Orientasi Pencapaian (X3) Gaya Kepemimpinan Partisipatif (X4) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan PT. PLN APJ Ponorogo (Y) 6) Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan Partisipatif (X4) berpengaruh dominan terhadap semangat kerja karyawan di PT. PLN APJ Ponorogo (Y). Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan hasil analisis dalam penelitian ini adalah Gaya kepemimpinan direktif dan gaya kepemimpinan orientasi pencapaian yang mempunyai pengaruh paling lemah terhadap semangat kerja karyawan di PT. PLN APJ Ponorogo (Y). Pemimpin disarankan untuk tidak selalu mendikte dan melakukan pengawasan yang ketat kepada karyawan dalam mengerjakan tugas-tugasnya karena akan berakibat karyawan merasa tertekan atau tidak nyaman dalam menjalankan pekerjaannya. Pimpinan hendaknya tidak menetapkan target produktivitas yang terlalu tinggi kepada karyawan karena penetapkan target yang tinggi dapat mengakibatkan karyawan merasa tertekan dan frustasi jika tidak mampu mencapai target tersebut.