Skripsi
Pengaruh rasio leverage dan retained earning terhadap kebijakan dividen (studi pada perusahaan food & beverage yang listing di Bursa Efek Indonesia tahun 2004-2007) / Ika Tri Mei Wulandari
Abstrak
Pemenuhan dana perusahaan dapat diperoleh secara internal dan eksternal. Perolehan dana secara eksternal melalui utang serta penerbitan saham dan dana intern diperoleh dari dana cadangan retained earning. Saat perusahaan menerbitkan saham maka perusahaan akan membayar dividen sebagai pengembalian pada shareholders. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kebijakan dividen yaitu tingkat rasio leverage yang dapat mengurangi agency cost. Selain faktor tersebut perusahaan juga harus memperhatikan besarnya retained earning sebagai dana cadangan internal apabila perusahaan memiliki peluang investasi yang menguntungkan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh rasio leverage dan retained earning secara individual maupun simultan terhadap kebijakan dividen. Rasio leverage diukur menggunakan debt ratio dan retained earning diukur menggunakan saldo retained earning laporan keuangan tahunan perusahaan. Kebijakan dividen diukur menggunakan dividend payout ratio (DPR). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh Perusahaan Food Beverage yang Go Public Tahun 2004-2007 berjumlah 19 perusahaan. Dari populasi tersebut kemudian digunakan metode purposive sampling agar kualifikasi sampel sesuai dengan kriteria-kriteria yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasilnya terdapat 9 perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dalam melakukan pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis menggunakan uji t untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh variabel independen secara individual dalam menerangkan variabel dependen dan uji F untuk menunjukkan apakah semua variabel independen mempunyai pengaruhnya secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Dari pengujian hipotesis tersebut menunjukkan bahwa rasio leverage dan retained earning tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kebijakan dividen baik secara parsial maupun simultan. Tidak berpengaruhnya variabel rasio leverage dan retained earning tersebut karena perusahaan ingin mengupayakan rasio pembayaran dividen yang stabil untuk memberikan sinyal pada investor bahwa perusahaan memiliki prospek yang bagus di masa mendatang. Hal ini sesuai dengan teori signalling hyphotesis dimana peningkatan atau penurunana dividen merupakan tanda bahwa manajemen memperkirakan terjadinya perubahan pendapatan laba di masa mendatang. Sebaiknya perusahaan dan investor lebih memperhatikan faktor-faktor internal lainnya seperti besarnya rasio leverage cash flow perusahaan serta kemungkinan investasi yang menguntungkan.