Skripsi
Pemanfaatan media pembelajaran benda konkrit untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas III SD Negeri Ketangirejo I Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan / Endang Sri Ratnawati
Abstrak
ABSTRAK Ratnawati Endang Sri 2009 Pemanfaatan Media Pembelajaran Benda Konkrit untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas III SDN Ketangirejo I Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Skripsi. Jurusan S I Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang Pembimbing (1) Dra. Purwendarti M.Pd (2) Dra. Hj. Sri Estu Winahyu M.Pd. Kata Kunci Media Pembelajaran Hasil belajar Mata Pelajaran IPA SD Proses pembelajaran IPA di sekolah dasar khususnya di SDN Ketangirejo I Kecamatan Kejayan kabupaten Pasuruan masih didominasi dengan pembelajaran konvensional dimana guru hanya menerapkan metode ceramah dan disertai dengan tanya jawab dengan siswa tanpa menggunakan media pembelajaran sehingga siswa kurang aktif dalam mengikuti proses pembelajaran. Ketidakaktifan siswa sangat berpengaruh terhadap pemahaman materi yang diberikan oleh guru. Untuk meningkatkan hasil pembelajaran IPA dalam kompetensi gerak benda seyogyanya guru memanfaatkan media pembelajaran benda konkrit. Karena dengan menggunakan media pembelajaran benda konkrit banyak keuntungan yang dapat diperoleh diantaranya (1) anak lebih memahami konsep gerak benda (2) Guru lebih mudah mengajarkan konsep gerak benda (3) Pelajaran konsep gerak benda lebih menarik bagi siswa sehingga siswa lebih mudah untuk memahami materi pelajaran. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas III SDN Ketangirejo I Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan sebelum dimanfaatkannya media pembelajaran benda konkrit (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas III SDN Ketangirejo I Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan setelah dimanfaatkannya media pembelajaran benda konkrit (3) mendeskripsikan pemanfaatan media pembelajaran benda konkrit dalam meningkatkan hasil belajar IPA kelas III SDN Ketangirejo I Kecamatan Kejayan kabupaten Pasuruan. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan tes. Tes yang dilakukan berupa tes akhir siklus 1 dan tes akhir siklus 2. Sedangkan instrumen penelitian digunakan Pedoman wawancara panduan wawancara dan soal-soal tes. Untuk menganalisa data dari hasil post tes (ulangan) pada penelitian ini menggunakan penilaian acuan kriteria. Penilain acuan kriteria yang digunakan adalah ketuntasan belajar perorangan (75%) dan ketuntasan kelas atau kelompok (80%). Penelitian terdiri dari 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu (a) perencanaan (b) pelaksanaan (c) pengamatan (d) refleksi. Pelaksanaan siklus I belum berhasil diulangi pada siklus II sampai berhasil. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa kelas III mata pelajaran IPA. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) Hasil belajar IPA kelas III SDN Ketangirejo I Kecamatan Kejayan sebelum menggunakan media pembelajaran benda konkrit masih rendah yaitu dengan rata-rata 5 2 (2) Hasil belajar IPA dengan kompetensi Dasar gerak benda setelah dimanfaatkannya media pembelajaran benda konkrit lebih meningkat. Nilai rata-rata menjadi 84 0. (3) Pembelajaran IPA dengan materi gerak benda ternyata dapat meningkatkan hasil belajar. Dengan memanfaatkan media pembelajaran benda konkrit anak lebih tertarik dan lebih mudah mengerti. Dengan demikian disarankan agar dalam pembelajaran guru memanfaatkan media pembelajaran benda konkrit khususnya pada mata pelajaran IPA dan juga lebih banyak melakukan percobaan dalam pembelajaran agar anak lebih memahami apa yang dipelajari