Skripsi
Pembenahan miskonsepsi tentang fungsi daun dan bunga melalui pendekatan injuiri pada siswa kelas IV di SDN Mergosono I Kota Malang / Fauziah Rachmawati
Abstrak
ABSTRAK Rachmawati Fauziah. 2009. Pembenahan Miskonsepsi tentang Fungsi Daun dan Bunga melalui Pendekatan Inkuiri pada Siswa Kelas IV di SDN Mergosono I Kota Malang. Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Heru Agus Tri Wijaja M.Pd (II) Drs. Ir.Endro Wahyuno M.Si Kata Kunci Miskonsepsi inkuiri struktur daun bunga Hasil observasi pada siswa kelas IV SD menunjukkan masih ada kecenderungan menghafal konsep seperti yang tertulis dalam buku paket tanpa paham maksud konsep tersebut. Hal itu mengakibatkan siswa mengalami miskonsepsi. Penelitian ini merupakan upaya tindakan untuk memberikan suatu alternatif pendekatan pembelajaran agar dapat membenahi miskonsepi dan mengembangkan berbagai keterampilan ilmiah serta keterampilan sosial siswa SDN Mergosono I Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Subyek penelitian ini adalah 39 siswa kelas IVB. Sebelum pembelajaran terlebih dahulu diungkap konsepsi awal siswa tentang memahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya dan menjelaskan hubungan antara bunga dengan fungsinya . Konsepsi awal siswa sangat beragam terdiri dari konsepsi yang belum ilmiah dan konsepsi yang sudah ilmiah yang keduanya dipengaruhi oleh latar pengalaman bahasa sehari-hari dan tingkat berpikir konkrit siswa. Berdasarkan konsepsi awal ini selanjutnya dilakukan penelitian dengan pendekatan inkuiri yang berorientasi pada konstruktivisme. Setelah tindakan pembelajaran diperoleh hasil bahwa miskonsepsi siswa dapat dibenahi dan sejumlah keterampilan ilmiah serta keterampilan sosial siswa dapat dikembangkan. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada guru-guru SD agar lebih suka mempelajari dan mempraktekkan teori dan pendekatan belajar yang berorientasi pada hakikat anak belajar serta merefleksikan tindakannya dalam merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran. Adapun kepada para pemegang kebijaksanaan pendidikan di SD dan dosen PGSD disarankan perlunya ditingkatkan suatu kerjasama untuk melakukan penelitian tindakan kolaboratif untuk meningkatkan kualitas profesionalnya.