Skripsi
Peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui model group investigation (GI) di kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang / Rani Kresnawati
Abstrak
ABSTRAK Kresnawati Rani. 2009. Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Melalui Model Group Investigation (GI) di Kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang. Sripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing 1) Dra.Sri Sugiharti M. Pd. 2) Drs. I Wayan Sutama M. Pd. Kata kunci Peningkatan Aktivitas Siswa Hasil Belajar Siswa Model Group Investigation (GI) Pembelajaran IPS SD. Hasil observasi awal ditemukan bahwa di SDN Pakisaji 02 Malang khususnya pada kelas IV belum pernah menerapkan model group investigation dalam pembelajaran IPS. Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran cenderung menggunakan cara lama yaitu dengan menggunakan metode ceramah dan tanyajawab. Akibatnya hasil belajar yang diperoleh dari proses belajar belum mampu mencapai KKM kelas yaitu 70%. Berdasarkan hal tersebut model group investigation perlu digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran karena dapat mencakup aspek kognitif afektif dan psikomotor. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran keragaman suku bangsa dan budaya setempat (provinsi) pada siswa kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang dengan menggunakan model group investigation 2) mengetahui aktivitas belajar keragaman suku bangsa dan budaya setempat (provinsi) pada siswa kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang dengan menggunakan model group investigation 3) mengetahui peningkatkan hasil belajar pada pembelajaran keragaman suku bangsa dan budaya setempat (provinsi) pada siswa kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang dengan menggunakan model group investigation. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang yang berjumlah 38 siswa yang terdiri dari 24 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan wawancara observasi tes dan dokumentasi. Sedangkan instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa APKG observasi dan tes. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) Pembelajaraan dengan menggunakan model group investigation pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu kegiatan awal kegiatan inti dan penutup. 2) Penggunaan model group investigation pada pokok bahasan keragaman suku bangsa dan budaya setempat (provinsi) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SDN Pakisaji 02 Malang. Berdasarkan hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada siklus 1 rata-ratanya sebesar 81 dan prosentasenya 80% dengan kategori A. Sedangkan pada siklus 2 rata-rata sebesar 90 dan prosentase 90% dengan kategori A. 3) Penggunaan model group investigation pada pokok bahasan keragaman suku bangsa dan budaya setempat (provinsi) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Pakisaji 02 ii Malang. Berdasarkan hasil belajar siswa pada siklus 1 terdapat 15 siswa yang belum memenuhi KKM dengan rata-rata sebesar 72 dan prosentasenya 63 2%. Untuk siklus 2 rata-ratanya sebesar 76 3 dengan prosentase 84 2%. Peneliti menyarankan pada guru agar menerapkan model group investigation pada pembelajaran keragaman suku bangsa dan budaya setempat (provinsi). Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini juga dapat digunakan dalam penelitian-penelitian lain sebagai bahan bandingan sehingga di kemudian hari dapat menjadi baik.