UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Penerapan model pembelajaran problem solving pada muatan lokal seni tari siswa kelas V SDN Tlogosari 03 Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang / Ike Feris Andriyanah

Andriyanah, Ike Feris - Nama Orang;

Abstrak
Manusia selalu berhadapan dengan berbagai hal yang berhubungan dengan kejadian dan persoalan sehari-hari yang ada di lingkungan. Hal ini menjadi pijakan awal untuk membuat tari. Persolan tari salah satunya adalah persoalan bagaimana menggerakkan tubuh untuk membuat bermacam-macam gerakan yang menarik dan sesuai yang diinginkan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di SDN Tlogosari 03 Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang Seni Tari termasuk dalam muatan lokal setelah Bahasa Daerah. Sedangkan Seni Budaya dan Keterampilan masuk dalam KTSP. Alasan inilah yang melatarbelakangi penelitian Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Pada Muatan Lokal Seni Tari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model pembelajaran problem solving pada muatan lokal seni tari di SDN Tlogosari 03 Kabupaten Malang (2) mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam penerapan muatan lokal seni tari di SDN Tlogosari03 (3) mendeskripsikan peningkatan kemampuan menari siswa kelas V SDN Tlogosari 03 Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang dengan diterapkannya model pembelajaran problem solving. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SDN Tlogosari 03 Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Penelitian dilaksanakan pada siswa kelas V SD dengan jumlah siswa tiga puluh delapan. Instrumen penelitiannya berupa lembar observasi angket yang diberikan pada siswa dan lembar wawancara yang ditujukan pada guru. Hasil yang didapat adalah kemampuan siswa dalam menari plataran meningkat. Hal ini terbukti dengan meningkatnya rata-rata kelas yang dibahas dalam analisis siklus satu dan siklus dua. Siswa lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran seni tari. Kesimpulannya adalah Penerapan pembelajaran seni tari dengan model problem solving berjalan dengan baik. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru dalam membelajarkan tari plataran adalah sebagai berikut (1) kualitas penari tidak seimbang (2) kurangnya intensitas latihan (3) tidak mempunyai gamelan sendiri (4) biaya minim (5) kurangnya sarana dan prasarana.Model pembelajaran problem solving sangat sesuai diterapkan dalam pembelajaran seni tari karena dengan problem solving kemampuan siswa meningkat. Guru seni tari diharapkan dapat mengembangkan model-model pembelajaran lain selain problem solving untuk membelajarkan seni tari dan Sekolah dapat melengkapi sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran pembelajaran seni tari.


Informasi Detail
DDC
Rs 372.868044 AND p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2009.
Deskripsi Fisik
viii, 117 lembar : il. , tab. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00113/KI/10
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2009
Subjek
1. SENI TARI (PENDIDIKAN DASAR) - PEMBELAJARAN MODEL PS (PROBLEM SOLVING)
Pembimbing
1. M. SOCHIB ; 2. USEP KUSTIAWAN
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik