Skripsi
Hubungan anatara kompetensi guru dan ketersediaan sarana prasarana belajar dengan sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian teknik komputer dan jaringan di SMKN 6 Malang / Dewi Susiana
Abstrak
ABSTRAK Susiana Dewi. 2009. Hubungan Antara Kompetensi Guru dan Ketersediaan Sarana Prasarana Belajar dengan Sikap Beretika TIK Siswa Pada Kelas XII Program Keahlian TKJ di SMKN 6 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Setiadi C.P. M.T. M.Pd. (II) Drs. Wahyu Sakti G.I. M.Kom. Kata kunci sikap beretika TIK kompetensi guru ketersediaan sarana prasarana. Sikap beretika TIK siswa merupakan pemahaman perasaan dan kecenderungan bertindak dari dalam siswa terhadap komponen-komponen etika dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Guru adalah salah satu pihak yang mempunyai peranan penting dalam memberikan pengetahuan nilai/sikap dan ketrampilan kepada siswa-siswinya. Ketersediaan sarana prasarana TIK merupakan tersedianya fasilitas yang meliputi semua peralatan dan perlengkapan yang secara langsung dan tidak langsung dapat menunjang belajar TIK secara umum dan TKJ khususnya baik di sekolah maupun di luar sekolah yang sesuai dengan kurikulum dalam standar nasional pendidikan (komputer dan internet). Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan kompetensi guru TIK kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang (2) Mendeskripsikan ketersediaan sarana prasarana belajar TIK pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang (3) Mendeskripsikan sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang (4) Mengungkap hubungan antara kompetensi guru dengan sikap beretika TIK siswa kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang (5) Mengungkap hubungan antara ketersediaan sarana prasarana belajar TIK dengan sikap beretika TIK siswa kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang dan (6) Mengungkap hubungan antara kompetensi guru dan ketersediaan sarana prasarana belajar TIK secara simultan dengan sikap beretika TIK siswa kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang. Objek penelitian adalah siswa kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang sejumlah 113 siswa dari 174 siswa. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode angket. Analisis diperoleh dengan menggunakan teknik regresi ganda yaitu untuk mengetahui besarnya Hubungan Kompetensi Guru (X1) dan Ketersediaan Sarana Prasarana TIK (X2) dengan Sikap Beretika TIK Siswa (Y) Pada Kelas XII Program Keahlian TKJ di SMKN 6 Malang. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Windows release 17. Hasil penelitian ini adalah (1) Kompetensi guru kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang berada dalam kategori tinggi sebesar 48 57% (2) Ketersediaan sarana prasarana belajar kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 berada dalam kategori sedang sebesar 46 9% dan (3) Sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 berada dalam kategori sedang sebesar 39.82%. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Kompetensi guru kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang berada dalam kategori tinggi (2) Ketersediaan sarana prasarana belajar kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang berada dalam kategori sedang (3) Sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang berada dalam kategori sedang (4) Ada hubungan positif antara kompetensi guru dengan sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang (5) Ada hubungan positif antara ketersediaan sarana prasarana belajar dengan sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang dan (6) Ada hubungan positif antara kompetensi guru dan ketersediaan sarana prasarana belajar dengan sikap beretika TIK siswa pada kelas XII program keahlian TKJ di SMKN 6 Malang.