Skripsi
Implementasi model peta konsep untuk meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas IV mata pelajaran IPA di SDN Kandung Winongan Pasuruan / Novi Ariyanti
Abstrak
ABSTRAK Ariyanti N. 2009. Implementasi Model Peta Konsep Untuk Meningkatkan Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPA di SDN Kandung Winongan Pasuruan. Skripsi. Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Kata Kunci Pembelajaran IPA Peta Konsep Hasil Belajar. Pembelajaran IPA di sekolah dasar diharapkan ada penekanan pembelajaran salingtemas (sains teknologi dan masyarakat) yang diarahkan pada pengalaman belajar siswa. Ilmu pengetahuan alam bertujuan agar siswa dapat mengembangkan pengetahuan dan persamaan konsep-konsep IPA yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari selain itu juga bertujuan mengembangkan rasa ingin tahu dan bersikap positif terhadap lingkungan teknologi dan masyarakat Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi di kelas IV SDN Kandung Pasuruan menunjukkan hasil belajar siswa dalam memahami dan menguasai konsep rangka manusia masih rendah. Data hasil tugas siswa menunjukkan rata-rata perolehan hasil belajar siswa kelas IV pada materi Rangka Manusia adalah 32 34 atau tidak ada siswa yang mencapai standar ketuntasan belajar minimal (SKBM) yang ditetapkan oleh SDN Kandung yakni 65 Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran model peta konsep di kelas IV SDN Kandung Pasuruan (2) Untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran model peta konsep di kelas IV SDN Kandung Pasuruan (3) Untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran model peta konsep di kelas IV SDN Kandung Pasuruan (4) Untuk mendeskripsikan tanggapan siswa selama mengikuti pembelajaran model peta konsep di SDN Kandung Pasuruan. Jenis dan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dan bersifat kolaborasi partisipatorik. Sedangkan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi wawancara tes dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus dengan dua kali pertemuan pada setiap siklusnya yang melalui tahap perencanaan pelaksanaan Observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa penerapan pembelajaran dengan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan Perolehan hasil belajar siswa dengan rata-rata pre tes 32 34 siklus I 60 dan siklus II 70 8. Sedangkan keberhasilan klasikal siswa telah mencapai 81 25 % yaitu 26 dari 32 siswa telah mencapai SKBM yang telah ditentukan di SDN Kandung yakni 65. Peningkatan ini juga disertai dengan peningkatan aktivitas siswa dengan rata-rata siklus I 41 6 dan siklus II 59 04. Dengan demikian kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa penerapan model peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta mengoptimalkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran IPA. Hasil penelitian ini memiliki harapan agar guru dapat menerapkan pembelajaran yang lebih mengutamakan pengembangan diri siswa dengan memberikan kesempatan yang cukup bagi siswa untuk mengaktualisasikan diri dan lebih berpusat pada siswa. Dan hendaknya dapat digunakan sebagai acuan dalam memperbaiki kondisi atau kesulitan belajar siswa.