Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif tipe \"dua tinggal dua tamu\" pada materi fungsi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar / Nosa Putri Djumaliningsih
Abstrak
ABSTRAK Djumaliningsih Nosa Putri. 2009. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Dua Tinggal Dua Tamu pada Materi Fungsi untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar. Skripsi Jurusan Matematika Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Hj. Cholis Sa dijah M.Pd M.A (II) Dr. I Nengah Parta M.Si. Kata kunci pembelajaran kooperatif tipe dua tinggal dua tamu motivasi belajar hasil belajar. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di SMP Negeri 5 Madiun diketahui bahwa dalam pembelajaran matematika guru menggunakan metode ekspositori dan dilanjutkan dengan penugasan. Selama ini siswa kurang tertarik untuk belajar matematika karena pembelajaran membosankan. Selain itu pelajaran matematika masih kurang diminati oleh siswa. Hal ini didukung oleh hasil pengamatan yang dilakukan peneliti di kelas VIII A SMPN 5 Madiun. Berdasarkan pengamatan motivasi untuk belajar matematika sangat kurang dan sekitar 47 22% siswa memperoleh nilai ujian matematika pada bulan Oktober 2009 di bawah SKM (Standar Ketuntasan Minimal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe dua tinggal dua tamu pada pembelajaran Fungsi yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar. Pendekatan yang digunakan kualitatif dan jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 5 Madiun pada bulan Oktober sampai November 2009. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dan membutuhkan delapan pertemuan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe dua tinggal dua tamu yang dapat meningkatkan motivasi maupun hasil belajar yaitu (1) Siswa diberi gambaran tentang materi yang akan dipelajari (2) Siswa dibentuk dalam kelompok yang beranggotakan empat siswa yang heterogen (3) Setiap siswa dalam kelompok diberi masalah (4) Siswa berdiskusi dalam kelompok awal (5) Dua siswa tetap tinggal di kelompok awal dan dua siswa yang lain bertamu ke kelompok lain untuk mencari informasi (6) Siswa yang bertamu kembali ke kelompok asal dan menjelaskan hasil temuan saat bertamu (7) Siswa melakukan presentasi dan dilanjutkan penguatan dari guru (8) kelompok yang aktif dan memperoleh nilai tinggi mendapatkan hadiah. Perangkat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu RPP dan LKS sedangkan instrumen dalam penelitian ini yaitu lembar validasi angket lembar pengamatan format perekaman situasi pembelajaran dan tes. Peningkatan motivasi belajar ditunjukkan dari hasil pengamatan aktivitas siswa dan angket motivasi mencapai kriteria baik sedangkan peningkatan hasil belajar ditunjukkan dengan persentase ketuntasan belajar siswa mencapai 88 89% dan rata-rata nilai LKS saat proses pembelajaran mencapai kriteria baik . Dari hasil angket juga diperoleh bahwa respon siswa senang dan memberikan tanggapan yang positif terhadap model pembelajaran kooperatif tipe dua tinggal dua tamu .