Skripsi
Meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan dengan teknik jigsaw pada siswa kelas II di Sekolah Dasar Negeri Kotalama I Kota Malang / Pandu Bayu Cita
Abstrak
Dalam proses pembelajaran guru masih belum efektif melaksanakan metode pembelajaran dan hanya menggunakan metode penugasan dan ceramah. Hal ini membuat siswa bosan dan hanya beberapa siswa saja yang aktif mengerjakan tugas dari guru. Namun ada juga yang bergantung pada temannya yang dianggap mempunyai kemampuan lebih. Jadi ketika siswa yang mampu mengerjakan selesai siswa yang kurang mampu langsung menyalin jawaban yang ada. Maka siswa yang mempunyai kemampuan lebih semakin pandai sedangkan siswa yang mempunyai kemampuan kurang akan semakin lemah. Siswa yang pandai dikhawatirkan semakin lama cenderung lebih mementingkan kepentingan pribadi. Untuk itulah penerapan membaca secara berkelompok yang terdiri dari 4-5 siswa digunakan untuk memecahkan suatu masalah atau topik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) penerapan teknik membaca berkelompok dalam meningkatkan kemampuan membaca anak kelas II SDN Kotalama 1 (2) peningkatan kemampuan membaca dengan teknik membaca berkelompok pada anak kelas II SDN Kotalama 1Kota Malang. Rancangan penelitian yang berupa tindakan kelas. Penelitian ini adalah (a) membaca (b) jenis-jenis membaca (c) teknik membaca (d) pembelajaran membaca dengan teknik membaca berkelompok pada siswa SD (e) pelaksanaan pembelajaran membaca berdasarkan pendelkatan proses. Sedangkan instrument yang digunakan adalah (1) lembar observasi guru (2) lembar observasi siswa (3) lembar formatif siswa. Analisa data berkaitan dengan menentukan nilai kemampuan membaca diadaptasi dari Depdiknas 2004 dan standar kualitas atau kualifikasi kemampuan siswa dalam proses belajar diadaptasi dari Nurhakiki (1999). Dalam penelitian ini menggunakan 2 siklus siklus II merupakan perbaikan dari siklus I. Kesimpulan yang diperoleh adalah dengan penerapan teknik membaca berkelompok dapat meningkatkan kemampuan membaca dan kerjasama siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hal ini dapat dilihat dengan peningkatan nilai yaitu pada pra tindakan dengan rata rata 66 mengalami kenaikan pada siklus I meningkat menjadi 66 3 dan pada siklus II meningkat menjadi 74 dengan kualifikasi nilai baik. Peningkatan kemampuan membaca dan membaca secara berkelompok dari siklus I dengan rata rata 74 menjadi 79 3 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada guru kelas II SDN Kotalama I Kota Malang untuk hendaknya perlu latihan tentang teknik perpindahan kelompok perlu penyediaan kartu berwarna untuk mempermudah mengingat kelompok. Selain itu peneliti diharapkan dapat meningkatkan pembelajaran yang aktif kreatif dan menyenangkan (PAKEM) dalam segala mata pelajaran.