Skripsi
Penerapan unsur disiplin diri pada pola pembelajaran tari pendet di Sanggar Tari Bali Kerta Buwana Kota Batu / Arny Dwi Asmara
Abstrak
ABSTRAK Asmara Arny Dwi. 2009. Penerapan Unsur Disiplin Diri Pada Pola Pembelajaran Tari Pendet Di Sanggar Tari Bali Kerta Buwana Kota Batu. Skripsi Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Drs. Supriyono (II) Tri Wahyuningtyas S.Pd M.Si. Kata Kunci Disiplin Tari Pendet Tari Pendet merupakan tari dasar putri yang harus dikuasai penari sebelum mempelajari tari putri Bali yang lain. Gerak Tari Pendet mempunyai aturan yang baku dan wajib dipatuhi karena adanya aturan tersebut maka Tari Pendet memiliki unsur-unsur disiplin. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui struktur gerak yang menyusun Tari Pendet (2) untuk mengetahui aturan-aturan yang ada pada gerak Tari Pendet dan (3) untuk mengetahui penerapan disiplin dalam pembelajaran Tari Pendet di Sanggar tari Bali Kerta Buwana Kota Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Sanggar Tari Bali Kerta Buwana yang beralamatkan di Jalan Terusan Flamboyan Blok N nomer 8 Kecamatan Batu Kota Batu. Narasumber utama penelitian ini adalah I Ketut Sudiarta seorang seniman asli Bali yang membina dan melatih tari di sanggar tersebut sedangkan narasumber pendukungnya adalah Ni Nyoman Darmawati seorang seniman dan penata rias tari Bali serta beberapa anggota sanggar yang mendapatkan materi Tari Pendet. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik telaah dokumen observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data sajian data serta penarikan kesimpulan. Dan untuk mengecek keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yang terdiri dari triangulasi metode triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Struktur gerak Tari Pendet terdiri dari unsur gerak motif gerak dan ragam gerak. Unsur gerak kaki meliputi Piles/miles Nyilat Mehbeh ngajeg Ngethek Ngumbang Nyeregsek dan Tampak sirangpada. Unsur gerak tangan meliputi gerak Ngelukun Mentang laras Ngaweh Luk nagasatru.Unsur gerak jari tangan meliputi Jeriring Nyempurit Ulap-ulap Manganjali. Unsur gerak badan meliputi Ngotag pinggang Lelok Neregah Ngotag pala.Unsur gerak mata meliputi Sirr/ngeliyer Sledet Pong. Unsur gerak mimik/air muka meliputi Kenyungmanis Kwera dan Manis crengu. Motif gerak meliputi ngumbang agem ngelung malincer tabur bunga ulap-ulap dan manganjali. Dari beberapa motif gerak tersusun menjadi ragam gerak yang meliputi ngumbang agem ngelung malincer tabur bunga bawah tabur bunga atas angsel piles ngethek piles i sogok.(2) Aturan utama yang mengatur Tari Pendet adalah tapaksirang satu tapak ugel siku sipatpala dan ugel serangsusu. (3) Penerapan disiplin pada pola pembelajaran Tari Pendet di Sanggar Tari Kerta Buwana Kota Batu bertujuan membentuk murid yang dapat menari dengan baik sesuai dengan aturan. Disiplin pada gerak Tari Pendet dibentuk oleh aturan baku Tari Pendet itu sendiri yang diterapkan pada pola pembelajarannya dengan memenuhi tiga unsur disiplin yaitu unsur kesadaran unsur keteladanan dan unsur penegakan aturan. Dari hasil penelitian maka kepada mahasiswa Program Pendidikan Seni Tari Universitas Negeri Malang dan juga siapapun yang sedang belajar menari Pendet disarankan agar mempelajari Tari Pendet bukan hanya sebagai usaha menambah perbendaharaan tari tradisi saja melainkan dapat memanfaatkan unsur-unsur yang ada di dalamnya secara maksimal untuk membentuk sikap disiplin diri. Bagi guru seni tari disarankan dapat menerapkan unsur-unsur Tari Pendet juga tari tradisi yang lain pada pola pembelajaran di sekolah untuk membentuk sikap disiplin siswa dan diharapkan untuk terus menggali lebih lanjut tentang unsur-unsur tari tradisi yang bisa dimanfaatkan untuk membentuk sikap yang baik pada siswa.