Skripsi
Pembelajaran matematika berbasis inkuiri untuk meningkatkan kemampuan menemukan volume limas di kelas VI SDN Pakisaji 2 / Dian Wirastutik
Abstrak
ABSTRAK Wirastutik Dian. 2010. Pembelajaran Matematika Berbasis Inkuiri Untuk Meningkatkan Kemampuan Menemukan Volume Limas Di Kelas VI SDN Pakisaji 2. Skripsi Program Studi S1 PGSD Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Harmini S. Pd M.Pd (II) Drs. Ir. Endro Wahyuno M. Si Kata Kunci Strategi inkuiri matematika Kemampuan Volume limas Analisis peneliti menemukan permasalahan dalam pembelajaran Matematika kelas VI ditemukan fakta bahwa siswa kelas VI SDN Pakisaji 2 banyak yang mengalami kesulitan ketika belajar menghitung volume limas. Analisa hasil evaluasi awal menunjukan bahwa hanya ada 6 siswa (19%) yang mampu menemukan volume limas terdapat 26 siswa yang masih salah jawabannya. Dalam pembelajaran sehari-hari guru sudah menjelaskan cara menghitung volume secara lisan tertulis di papan tulis memberi contoh bahkan memberi soal-soal latihan dan pekerjaan rumah bagi siswa kelas VI SDN Pakisaji 2 untuk menghitung volume bangun. Namun tetap saja kemampuannya menghitung volume bangun rendah. Masalah yang akan diteliti dalam penelitian tindakan kelas ini adalah bagaimana penerapan pelaksanaan pembelajaran volume bangun limas yang berorientasi pada pendekatan inkuiri untuk Sekolah Dasar mengetahui aktifitas siswa dalam pelaksanaan pembelajaran volume bangun limas yang berorientasi pada pendekatan inkuiri untuk Sekolah Dasar dan mengetahui bagaimana pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan inkuiri dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menghitung volume limas. Peneliti ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian Tidakan Kelas adalah upaya yang dilakukan guru untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran di kelas atau memecahkan masalah pembelajaran di kelas atau di latar penelitian yang dilakukan secara bersiklus. Tujuan pembelajaran itu adalah peningkatan kemampuan proses belajar siswa yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil hasil yang diperoleh setelah dilakukan penerapan pembelajaran inkuiri matematika mengalami kenaikan dalam kegiatan pembelajaran matematika. Pada hasil pra tindakan kemampuan siswa menghitung volume bangun limas sangat rendah daya serapnya hanya 19 % tetapi setelah diterapkan pembelajaran inkuiri matematika daya serap anak mencapai rata rata 65 6 % dan pada pertemuan ke - 2 daya serap anak mencapai 93 7 % pada siklus 2 daya serap anak tetap mencapai 93 7 %. Kesimpulan yang dapat ditarik penerapan pembelajaran inkuiri di SDN Pakisaji 2 dapat terlaksana dengan baik. Tahapan tahapan inkuiri bias dilakukan oleh anak dari siklus 1 maupun siklus 2. aktivitas siswa ketika melaksanakan kegiatan belajar dengan menggunakan strategi inkuiri memperoleh perubahan yang sangat baik sebelumnya aktivitas siswa sangat rendah. Kemampuan anak dalam menghitung bangun limas juga meningkat terbukti dengan daya serap tiap siklus mengalami kenaikan.