Skripsi
Hubungan kompetensi profesional dan motivasi kerja dengan kinerja guru di SMK Negeri 6 Malang / Mahardian Catur Kasinda
Abstrak
ABSTRAK Kasinda Mahardian. 2010. Hubungan Kompetensi Profesional dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Guru di SMK Negeri 6 Malang. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Syamsul Hadi M.Pd. M.Ed (2) Drs. H. Yoto S.T. M.Pd. M.M. Kata kunci kompetensi profesional motivasi kerja kinerja guru. Kemajuan suatu bangsa dapat dicapai salah satunya melalui penataan sumber daya manusia yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan diharapkan dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia Indonesia. Salah satu komponen pendidikan yang memegang peranan penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional adalah guru. Untuk menjadi guru diperlukan syarat-syarat khusus apalagi sebagai guru yang profesional yang harus menguasai betul seluk beluk pendidikan dan pengajaran dengan berbagai ilmu pengetahuan lainnya yang perlu terus dibina dan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi (1) hubungan antara kompetensi profesional guru dengan kinerja guru di SMKN 6 Malang (2) hubungan antara motivasi kerja guru dengan kinerja guru di SMKN 6 Malang dan (3) hubungan antara kompetensi profesional guru dan motivasi kerja guru dengan kinerja guru di SMKN 6 Malang. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif korelasional yaitu penelitian yang bertujuan untuk memperoleh informasi dan untuk menemukan ada tidaknya suatu hubungan tentang variabel-variabel yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi professional secara parsial dengan kinerja guru di SMKN 6 Malang. Beberapa hal berikut dapat membantu guru dalam meningkatkan kinerjanya antara lain (a) menguasai materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan pada mata pelajaran yang dibimbing (b) memahami standar kompetensi kompetensi dasar tujuan pembelajaran pada mata pelajaran yang dibimbing (c) melakukan refleksi terhadap kerja sendiri secara terus menerus dan (d) memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi untuk mengembangkan diri (2) terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja secara parsial dengan kinerja guru di SMKN 6 Malang. Adanya jaminan penghargaan terhadap prestasi dorongan dari kepala sekolah kesempatan untuk berkembang hubungan kerja yang sehat dan menyenangkan serta kondisi lingkungan kerja yang kondusif nyaman dan menyenangkan akan mendorong guru untuk berbuat lebih baik didalam kinerjanya dan (3) kompetensi profesional dan motivasi kerja mempunyai hubungan yang signifikan dengan kinerja guru di SMKN 6 Malang. Jika kompetensi profesional dan motivasi kerja telah terbentuk dan saling mendukung maka keduanya akan mempengaruhi kinerja guru.