Skripsi
Analisis makna sintaksis dalam kumpulan puisi Konkret dan implikasinya dalam pembelajaran puisi / Ayudya Dwi Anggraeni
Abstrak
ABSTRAK Anggraeni Ayudya Dwi. 2009. Analisis Makna Sintaksis dalam Kumpulan Puisi Konkret dan Implikasinya dalam Pembelajaran Puisi. Skripsi Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Tiksno Widyatmoko M. A. (2) Drs. Herri Akhmad Bukhori M.A. M.Hum Kata kunci pembongkaran sintaksis pengulangan kata tanda baca pembelajaran puisi. Puisi konkret adalah pandangan bahasa dan tuntutan pada perubahan bahasa yang mencolok atas fasisme dan kemasyarakatan yang baru yang kerusakannya disebabkan oleh Perang Dunia II. Seperti halnya menemukan tuntutan-tuntutan baru yang mencakup perluasan komunikasi pada perubahan tersebut diletakkan setelah Perang Dunia II pasti ungkapannya yang gamblang dalam lirik eksperimental menimbulkan banyak kejelasan dalam pengucapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna kumpulan puisi konkret suntingan Dieter Hoffmann. Secara khusus tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penjabaran analisis makna sintaksis dalam puisi tersebut serta implikasinya dalam pengajaran puisi dalam kelas sastra Jerman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kajian pustaka. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan puisi konkret dalam kumpulan puisi Arbeitsbuch Deutschprachige Lyrik Seit 1945 suntingan Dieter Hoffmann sedangkan data penelitian berupa paparan bahasa tentang pembongkaran sintaksis yang meliputi verba infinitif adjektiva dan adverbia juga penggunaan tanda baca dan pengulangan kata. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai insrumen kunci. Pengumpulan data dilakukan dengan cara (1) penulis membaca puisi-puisi secara berulang-ulang (2) penulis memilih istrumen penelitian (3) penulis mencari informasi tentang latar belakang penyair serta keadaan masyarakat pada saat puisi ditulis (4) penulis mengalihbahasakan puisi ke dalam bahasa Indonesia dengan tetap mempertahankan keindahannya. Adapun analisis data dilakukan dengan dengan (1) membongkar sintaks (2) menggunakan kata kerja bentuk infinitif (3) membongkar adjektif (4) membongkar adverb (5) memperhatikan pengulangan kata dan (6) membongkar penggunaan tanda baca. Untuk pengecekan tentang keabsahan data dari penelitian ini peneliti melakukan triangulasi yaitu berdiskusi dengan dosen Sastra Jerman. Selain itu pengecekan juga dilakukan dengan diskusi juga teman sejawat. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa menganalisis karya sastra terutama puisi asing sebaiknya digunakan metode analisis sintaksis karena dengan mengetahui posisi suatu kata dalam kalimat pembaca puisi akan lebih mudah mengerti model pembentukan kalimatnya. iii Implikasi skripsi ini dalam pengajaran adalah memperkenalkan proses analisis makna puisi konkret dalam kelas. Pengenalan analisis makna puisi dirasa penting disampaikan di kelas sastra adalah agar mahasiswa Sastra Jerman dapat menganalisis makna puisi dengan jalur yang benar dan dapat meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap puisi. Dengan mempelajari puisi dosen dapat menerapkan empat kompetensi berbahasa sekaligus. Kompetensi membaca dapat diterapkan dalam menganalisis makna puisi kompetensi berbicara dan menyimak dapat diterapkan saat mahasiswa membacakan puisi di depan kelas dan yang lain mendengarkan sedangkan kompetensi menulis dapat diterapkan dengan memberi tugas mahasiswa untuk menulis puisi karangannya. Dengan adanya penelitian ini diharapkan (1) penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi penelitian sastra yang menganalisis makna sintaksis puisi (2) penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk melakukan penelitian sastra serupa dengan kajian yang berbeda (3) penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai referensi untuk pengajaran sastra khususnya puisi konkret berbahasa Jerman.